Pangdam IM Resmikan Masjid Al-Muhajirin Yonif Raider 112/DJ

ACEH BESAR - Panglima Kodam Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Moch. Fachrudin, S.Sos, meresmikan Masjid Al Muhajirin Yonif Raider 112/DJ di Komplek Yonif Raider 112/DJ Japakeh, Mata Ie, Aceh Besar, Rabu (10/01/2018).

Peresmian tersebut dilakukan seusai Pangdam IM memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Raider 112/DJ.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemencetan tombol pembukaan tirai yang bertuliskan peremian Masjid Al-Muhajirin Yonif Raider 112/Dharma Jaya oleh Pangdam IM Mayor Jenderal TNI Moch. Fachrudin, S.Sos.

Saat peresmian, Pangdam IM didampingi Danyonif Raider 112/DJ Mayor Inf Agus Alfauzi, S.IP, M.IP dan Letkol Inf Awang Danuarto, S.Sos, yang akan memangku jabatan Dandim 0115/Simeulue.

Selain itu, disaksikan oleh Kasdam, Irdam, Danrindam, Danrem 011, Danrem 012, para Pa Ahli, Asrendam, para Asisten Kasdam, LO AU, LO AL, para Kabalakdam, Ketua Persit KCK PD IM beserta pengurus, Dansat jajaran Kodam IM, Wakil Ketua DPRA, dan para Muspida serta Muspika Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

"Bismillaahir rohmaanir rohiim. Semoga Masjid Al Muhajirin membawa berkah," ucap Pangdam sebelum menekan tombol pembukaan tirai.

Pangdam mengatakan Masjid Al Muhajirin tersebut, dirancang dan dikerjakan oleh prajurit Yonif Raider 112/DJ sendiri. Mulai berdirinya masjid tersebut sejak 12 Desember 2012 lalu.

"Alhamdullilah hari ini kita resmikan," ucap Mayor Jenderal TNI Moch. Fachrudin, S.Sos.

Seperti diketahui, sisi fisik bangunan Masjid Assalaam ini memiliki keunikan tersendiri. Karena Kubah Mesjid Al Muhajirin ini bercorakkan loreng Raider. Masjid Al Muhajirin dibangun, mengingat kondisi masjid terdahulu lebih kecil dan sempit, kurang memadai untuk menampung jemaah yang begitu besar.
Masjid yang dibangun ini, diharapkan dapat dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. Selain itu sebagai sarana untuk membangun silaturahmi dan komunikasi sosial bagi sesama warga Yonif Raider 112/DJ maupun warga sekitarnya. Jadi, siapapun warga muslim boleh menggunakan masjid ini untuk ibadah.[Pen IM]

Baca Juga