Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H Mohon Maaf Lahir & Batin Minal Aidzin Wal Faidzin.

Eddyanto: Bendera Kami Sudah Usang

LANGSA - Prihatin melihat kondisi hancurnya 'Bendera Merah Putih', sejumlah wartawan Kota Langsa dan Granat bekerjasama dengan anggota TNI melakukan kegiatan penggantian bendera yang terpampang di Jalan A Yani, Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Sabtu (31/03/2018). 

Ir. Joni, anggota DPRK Langsa dari Partai Demokrat yang mendukung kegiatan penggantian bendera tersebut mengatakan bendera Merah Putih resmi dijadikan sebagai Bendera Nasional Indonesia sejak tanggal 17 Agustus 1945. Untuk itu, kita sebagai generasi penerus bangsa ini sudah sepantasnya untuk memelihara dan menghormati apa yang diberikan para pejuang bangsa ini. 
"Suatu kewajiban warga Negara Indonesia untuk menghormati dan memelihara simbol negara. Untuk itu, saya menghimbau masyarakat Kota Langsa agar dapat memperhatikan bendera yang terpasang di rumahnya," ujarnya. 

Eddyanto, Wartawan Analisa kepada LintasAtjeh.com mengatakan bahwa bendera Merah Putih merupakan simbol negara, jadi sudah sepantasnya kita sebagai rakyat harus dapat memelihara dan menghormatinya. 
"Karena merasa miris melihat kondisi usang dan robek bendera yang terpasang di Jalan A Yani itu, kita lakukan penggantian bendera dengan baru," katanya. 

"hal itu dilakukan agar masyarakat dapat menyadari dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa ini," imbuh Eddy. 

Hal senada juga disampaikan Islamsyah MTA, ST, Ketua Granat Kota Langsa. Menurutnya, kondisi bendera yang usang dan robek tersebut menggambarkan bahwa tidak adanya penghargaan dan penghormatan terhadap simbol negara. 

"Pemasang bendera yang kondisinya rusak itu melanggar Undang - Undang nomor 24 tahun 2009 huruf C," tegasnya. 
"Mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam tersebut dapat dikenakan sanksi pidana. Karena itu merupakan tindakan menghina atau merendahkan kehormatan Bendera Negara," imbuh Islamsyah yang akrab disapa Jhon Patykawa. 

Sementara itu, Lettu Inf Sukamto Danramil 22/Langsa Barat mengatakan bahwa dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mengganti bahan Bendera Merah Putih yang telah kelihatan kusam tersebut.[Sm]

Baca Juga