LintasAtjeh.com Menginspirasi, Mengedukasi dan Mencerdaskan Generasi Anti Hoax.

Mahal! Harga Daging Meugang 180 Ribu di Abdya

ABDYA - Harga daging meugang menyambut bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah, di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berkisar Rp.180 ribu per kilogram. Harga ini masih tetap sama dengan meugang tahun lalu.

"Daging harganya rata-rata Rp.180 ribu per kilogram," kata Syarifuddin salah seorang pedagang daging meugang kepada LintasAtjeh.com, Senin (14/05/2018) di Blangpidie.

Tingginya harga daging meugang selama ini, menurutnya disebabkan oleh ketersediaan ternak di Abdya belum maksimal. Para pedagang terpaksa harus membeli ternak keluar daerah dengan harga lebih tinggi.

"Jumlah hewan ternak seperti kerbau dan sapi di Abdya belum mencukupi, sehingga kami harus mendatangkan ternak dari luar daerah dengan harga yang cukup mahal," sebutnya.

Lanjut Syaripuddin lagi, selain tingginya harga beli ternak baik kerbau maupun sapi, juga disebabkan oleh biaya pengiriman. Ulah para agen juga jadi pemicu yang berlomba-lomba saat melakukan transaksi jual beli ternak.

"Kita beli dengan harga mahal ditambah ongkos kirim lagi. Mau tidak mau kami harus menjual dengan harga mahal," katanya.

Salah seorang pembeli di lokasi mengatakan tingginya harga daging tersebut bukan saja terjadi saat ini, bahkan sudah puluhan tahun.

"Dari tahun ke tahun harga daging memang sudah cukup tinggi di Abdya jika dibandingkan dengan daerah lain," sebut Anis.

Informasi yang diperoleh LintasAtjeh.com, menyebutkan  penyembelihan ratusan ternak tidak saja dipusatkan dibantaran aliran sungai (krueng) Beukah Desa Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie. Tetapi juga di beberapa kecamatan lainya seperti Kecamatan Manggeng, Tangan-tangan dan Babahrot.

"Jumlah ternak yang disembelih pada meugang tahun ini sebanyak 183 ekor kerbau dan 55 ekor sapi, dengan harga jual per kilonya tetap sama dengan tahun lalu," ungkap Nasruddin Plt Kadistanpan Abdya.[Adi S]

Baca Juga