LintasAtjeh.com Menginspirasi, Mengedukasi dan Mencerdaskan Generasi Anti Hoax.

Petinggi Timnas Jerman "Rasis" Ozil Pilih Mundur

JAKARTA - Langkah mengejutkan diambil gelandang Arsenal, Mesut Ozil, yang memutuskan pensiun dari timnas Jerman. Ozil mengambil sikap tersebut karena adanya perlakuan rasis dan sikap tidak hormat terhadap dirinya.

"Dengan berat hati dan setelah mempertimbangkan banyak hal yang terjadi baru-baru ini, saya tidak akan lagi bermain untuk timnas Jerman, karena saya merasa ada perlakuan rasis dan tidak hormat," ujar Ozil seperti dikutip dari akun Instagram resmi miliknya, Senin (23/07/2018) dini hari WIB

"Ini keputusan yang sulit karena saya selalu memberikan segalanya untuk rekan setim, staf pelatih, dan orang-orang Jerman yang mendukung saya," kata pemain yang mengoleksi 92 caps  bersama Der Panzer, melanjutkan.

Namun, saat petinggi DFB memperlakukan saya seperti yang mereka lakukan, tidak menghormati garis keturunan Turki saya, dan secara egois mengatakan saya melakukan propaganda politik, maka semuanya sudah cukup."

"Itu bukan alasan saya bermain sepak bola, dan saya tidak akan tinggal diam dan tidak melakukan apa-apa terkait hal ini. Rasisme seharusnya tidak pernah dan sampai kapan pun tidak akan pernah bisa diterima."

Ozil dan kompatriotnya di timnas Jerman, Ilkay Gundogan, jadi sasaran kritik setelah berfoto bersama Presiden Turk, Recep Tayyip Erdogan, sebelum berlangsungnya Piala Dunia 2018 di Rusia, Juni lalu.

Pertemuan Ozil, Gundogan, dan Erdogan, berlangsung sebelum tim asuhan Joachim Loew mengumumkan 23 nama pemain yang diboyong ke Rusia.

Selain itu, Mesut Ozil juga dituding sebagai penyebab tersingkirnya timnas Jerman di penyisihan grup Piala Dunia 2018. Pemain berusia 29 tahun itu memang tampil buruk sepanjang turnamen ini.[m.liputan6.com]


Baca Juga