LintasAtjeh.com Menginspirasi, Mengedukasi dan Mencerdaskan Generasi Anti Hoax.

BNPB: Akibat Gempa dan Tsunami di Sulteng Tewaskan 48 Orang dan 356 Luka-Luka

JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan korban akibat gempa dan Tsunami di Sulteng mencapai 48 orang. 

Dia menuturkan jumlah itu akan bertambah. Selain itu, terdapat 356 orang terluka akibat kejadian yang terjadi pada Jumat lalu. "Korban terbesar dari gempa. Sedangkan di Tsunami banyak ditemukan di pantai-pantai," katanya dalam jumpa pers.

BNPB menyatakan data itu baru didapatkan dari Palu, sementara Kabupaten Donggala belum ditemukan laporan menyeluruh.

Lembaga itu sebelumnya melaporkan bahwa pihaknya menemukan beberapa korban meninggal di lokasi yang diterjang Tsunami di Palu.

"Beberapa korban meninggal ditemukan akibat gempa dan diterjang tsunami," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melalui akun Twitter pribadinya, Sabtu (29/9).

Kepolisian Republik Indonesia juga mengerahkan 1.400 personel untuk proses penyelamatan korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.


"Kami mengirimkan 1.400 personel untuk proses penyelamatan korban. Kami mengirimkan dari lokasi terdekat, yaitu satu kompi dari Gorontalo, Sulawesi Barat 1 kompi, dan Sulawesi Selatan 1 kompi," ujar Wakil Kapolri, Ari Dono Sukmanto.

Selain itu, kepolisian juga sudah menyiapkan bantuan logistik berupa tenda dari Pusat Kedokteran Kesehatan (Pusdokkes) Polri.[CNN Indonesia]

Baca Juga