LintasAtjeh.com Menginspirasi, Mengedukasi dan Mencerdaskan Generasi Anti Hoax.

SPMA Pidie dan HMP PAI STIT AL-Hilal Sigli Adakan Training Jurnalistik

PIDIE - Sebayak 40 mahasiswa dari berbagai kampus di Kabupaten Pidie, mengikuti training jurnalistik yang diselenggarakan oleh SPMA Pidie bekerjasama dengan HMP PAI STIT AL-Hilal Sigli, 

Dengan mengangkat tema "The Smart Writing And The Power of Writing". Adapun narasumber kegiatan tersebut yakni wartawan Harian Rakyat Aceh Zain Mustaqin, Ketua Prodi PAI Bakhari, MA, yang diselenggarakan di lantai 2 ruang Micro PTI Al-Hilal Sigli, Sabtu (06/10/2018).

Dalam sambutan ketua panitia Pocut Raihanum, mengatakan bahwa media adalah salah satu mitra strategis mahasiswa. Dengan adanya training jurnalistik ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa dari kemampuan menulis, komunikasi publik dan bagaimana strategi bekerjasama dengan media. 

"Sederhananya bagaimana mahasiswa dapat membuat pers release," katanya.

Ketua SPMA Pidie Mustapa Kamal meyampaikan kegiatan nantinya peserta dari mahasiswa akan diperkenalkan bagaimana jenis, bentuk dan cara kerja media, serta teknik-teknik penulisan berita. 

"Saya harap setelah training ini mahasiswa dapat menuliskan hasil-hasil penelitian kampus kepada masyarakat melalui media publik,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber dari wartawan Harian Rakyat Aceh Zian Mustaqin menjelaskan banyak ruang media yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa salah satunya adalah menulis opini, baik opini nasional ataupun lokal. Ini adalah salah satu sarana mahasiswa untuk menuliskan gagasan ataupun ide konstruktif mengenai dinamika persoalan masyarakat. 

Pada akhir palatihan, Zian Mustaqin menularkan ilmunya untuk menulis secara sederhana dengan menggunakan bahasa yang mudah di pahami oleh masyarakat.

"Penulisan pers release paling tidak harus memenuhi unsur 5 W + 1 H, yaitu (What, When, Why, Who, Where + How)," terangnya.

Selanjutnya, secara terpisah Pendiri Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) Senator Fachrul Razi yang menfasilitasi acara ini meyebutkan bahwa dirinya menggagas sekolah training jurnalistik untuk meningkatkan minat dan bakat para mahasiswa dan pemuda dalam menulis. 

"Kita akan kembangkan di kampus lainnya sebagai program alumni SPMA," sebutnya.

Diakkhir pelatihan, panitia mengevaluasi karya tulis mahasiswa dengan batas waktu 10 menit. Kemudian karya-karya bagus dari para peserta mendapatkan Doorprize dari Panitia Berupa Buku Bacaan.[*/Red]

Baca Juga