LintasAtjeh.com Menginspirasi, Mengedukasi dan Mencerdaskan Generasi Anti Hoax.

Usai Jajan di Kantin Sekolah, 12 Murid SD Negeri 'Ingin Jaya' Aceh Tamiang Diduga Mengalami Keracunan

ACEH TAMIANG - Sejumlah 12 (dua belas) murid du Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ingin Jaya, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, diduga mengalami keracunan setelah mengkonsumsi jajanan di salah satu kantin sekolah, Rabu (03/10/2018) pagi.

Informasi yang dihimpun LintasAtjeh.com dari pihak sekolah menyebutkan, dugaan keracunan yang menimpa 12 murid SD Negeri Ingin Jaya, terjadi setelah mengkonsumsi jajanan, berupa jelly permen tongkat (stick) produck Guandong China dan jajanan minuman merek Fast Mo rasa anggur madu produksi Medan, yang dibeli dari pedagang kantin, bernama Rubiati (44).

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Guru SD Negeri Ingin Jaya, Rahmat Hidayat (37), sekitar pukul 08.30 WIB, belasan murid menyampaikan keluhan bahwa mereka mengalami rasa mual, muntah dan pusing kepala.

Rahmat juga menerangkan, saat ditanya tentang penyebabnya, para murid menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi setelah mereka mengkonsumsi jajanan, berupa jelly permen tongkat dan jajanan minuman merek Fast Mo.

"Kemudian para murid yang mengalami rasa mual, muntah dan pusing kepala tersebut dibawa berobat ke Polindes, Desa Ingin Jaya," ungkapnya.

Keterangan lainnya dari guru yang bernama Erlinda S.Pd (44), disampaikan, setelah mendapatkan laporan tentang dugaan keracunan itu, dirinya mencoba meminum Fast Mo rasa Anggur Madu dan yang saya rasakan, minuman itu terasa tajam serta tidak enak ditenggorokan. Sedangkan Jeli permen, rasanya manis dan asam yang sangat tinggi.

"Para murid yang diduga keracunan mengalami rasa mual dan pusing walaupun sudah meminum obat dari Polindes," jelas Erlinda.

Sementara itu, pedagang kantin sekolah, bernama Rubiati (44), saat dikonfirmasi mengatakan, jajanan berupa jelly permen tongkat (stick) dan minuman merek Fast Mo dibeli dari toko Bobo yang beralamat di Kota Kualasimpang, pada Selasa 02 Oktober 2018 kemarin.

Rubiati turut menjelaskan bahwa jajanan jelly permen tongkat (stick) dibeli dari toko Bobo sebanyak 4 kotak. Setiap kotaknya berisi 30 buah dengan harga Rp.27.000,- perkotak. Minuman Fast Mo dibeli satu krat yang harganya Rp.24.00
000,- krat.

Bidan Desa Ingin Jaya, Kecamatan Rantau Nuriana Amd Keb (31), membenarkan tentang kedatangan 12 murid SD Negeri Ingin Jaya untuk berobat. Para murid menyampaikan keluhan tentang rasa mual, muntah dan pusing kepala setelah jajan di kantin sekolah.

"Sebagian jajanan yang tersebut sudah kami bawa ke Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang untuk dilakukan pengujian di laboratorium sehingga nantinya dapat kita ketahui tentang jenis atau bahan apa saja yang terkandung dalam jajanan permen tongkat (stick) dan minuman merek Fast Mo," jelas Bidan Desa Ingin Jaya, Nuriana Amd Keb.

Para murid yang diduga keracunan jajanan, semuanya berasal dari kelas V. Adapun nama para murid tersebut adalah sebagai berikut:

01. Alika Nazwa Lubis (Pr), 11 tahun.
02. Bagas Aprihidayah (Lk), 10 tahun.
03. Bella Pertiwi (Pr), 11 tahun.
04. Farel Andrian (Lk), 10 tahun.
05. Khairul Fazri (Lk), 10 tahun.
06. M. Dhannu Ramadhan (Lk), 10 tahun.
07. Muhammad Syahputra (Lk), 10 tahun.
08. Novinda Nelita Sari (Pr), 10 tahun.
09. Rasya Imam Nurhakim (Lk), 10 tahun.
10. Raudhah Salsabila (Pr), 11 tahun.
11. Sri Rahayu (Pr), 11 tahun.
12. Sahira Paskha (Pr), 11 tahun.
[ZF/Sm]

Baca Juga