Sepuluh Orang Rohingya di Kamp Pengungsi Aceh Timur Kabur

LANGSA - Sepuluh orang pengungsi etnis muslim Rohingya yang selama ini ditampung di kamp pengungsian Desa Bayeun, Kecamatan Rantau Seulamat Aceh Timur, Kamis (9/7) sekitar pukul 21.00 WIB melarikan diri atau kabur. Namun selang beberapa jam kemudian tiga orang berhasil ditangkap kembali di jembatan bayeun atau sekitar 30 meter dari kamp pengungsi. Jumat (10/7).

Informasi yang diterima lintasatjeh, sepuluh orang imigran yang melarikan diri tersebut diantaranya sembilan wanita dan satu orang laki-laki dan yang berhasil ditangkap kembali yakni dua perempuan serta satu orang laki-laki. Mereka melarikan diri dari belakang kamp pengungsian secara diam-diam.

Namun, aksi mereka terlihat oleh pengungsi lainnya dan selanjutnya melaporkan kepada petugas di kamp. Setelah mendapat informasi tersebut petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap kembali tiga dari sepuluh orang yang berhasil melarikan diri.

Sementara itu, Kasie Lalulintas Keimigrasian (Lalintuskim) pada Kantor Imigrasi Langsa, Fauzi Yusuf, SH, kepada lintasatjeh, membenarkan kaburnya warga imigran tersebut dan saat ini ketiga orang yang berhasil ditangkap tersebut kita amankan sementara di Kantor Imigrasi.

Dijelaskannya, pihaknya mengetahui kaburnya para pengungsi tersebut setelah mendapat informasi dari petugas keamanan di kamp pengungsian. Setelah mendapat informasi kita langsung ke pengungsian dan sesampainya di sana, tiga dari sepuluh pengungsi telah berhasil ditangkap kembali," Saat ini tinggal tujuh orang pengungsi yang masih melarikan diri," ujarnya.

Lanjutnya, terkait kaburnya pengungsi itu sudah dilaporkan oleh pihak kepolisian," Mudah-mudahan dalam waktu dekat ke tujuh pengungsi yang melarikan diri itu bisa ditangkap kembali," tandasnya.[dedek]

Baca Juga