-->








Suksesi Pileg di Aceh merupakan titik lanjutan sukseskan MoU Helsinky

10 April, 2014, 13.21 WIB Last Updated 2014-04-12T03:33:40Z
Lintasatjeh.com – Razali Yusuf selaku ketua lembaga Acheh Future menganggap potensi kemenangan partai Aceh merupakan titik lanjutan untuk memperjuangkan perjanjian MoU Helsinky. Kendatipun demikian suluruh eleman masyarakat Aceh diharapkan bisa menyatu menyelenggarakan perdamaian di Aceh dari konflik kelompok tertentu.

“Aceh sudah menyukseskan pemilihan legeslatif kemarin, ini potensi yang sangat baik untuk mewujudkan MoU Helsinki, maka oleh karena itu rakyat harus bersatu,” kata Razali Yusuf kepada wartawan, Kamis (10/04).

Lembaga Acheh Future meminta kepada caleg-caleg terpilih baik di kursi DPR RI, DPD, DPRA dan DPRK untuk saling bahu membahu membangun Aceh kedepan. Keingininan rakyat Aceh menurutnya ingin hidup rukun dan sejahtera dibawah pemerintahan sendiri.

“Keinginan pemerintah Aceh dan DPR Aceh untuk menyukseskan MoU, ini harus mendapatkan dukungan penuh dari bangsa aceh. Karena gagalnya MoU sama juga gagalnya damai yang telah berlangsung selama ini,” jelas Razali.

“Baju boleh beda, namun fikiran harus sama demi masa depan Aceh,” kata tandasnya.

Kepada calon wakil rakyat yang terlah dipilih dalam pesta demokrasi kemarbekerjasama dengan baik, ini Ia menghimbau, agar bisa berbaur dan sama-sama membangun aceh, pasalnya yang terpenting bagi Aceh adalah menyukseskan butir-butir perjanjian Helsinky untuk di qanun Aceh kan.

“Kita satu bangsa, satu keinginan yang sama, biarpun hari ini kursi DPA Aceh tidak sepenuhnya oleh PA, kita harapkan semua wakil yang non dari parnas maupun parlok lainnya harus memiliki misi yang sama yaitu berdamai dan sama-sama menyukseskan MoU,” demikian tutur Razali.







Komentar

Tampilkan

Terkini