-->

TNI/Polri Diminta Serius Berantas Aksi Penyeludupan di Kawasan Pantai Ulee Rubek

09 November, 2014, 09.55 WIB Last Updated 2014-11-09T09:20:47Z
LHOKSUKON - Wilayah pantai Bantayan - Ulerubek, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara seharusnya jangan dibiarkan bebas untuk para pelaku penyeludupan barang ilegal. TNI/Polri selaku pihak pengamanan diminta untuk terus memantau wilayah tersebut.

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Aceh seperti Labang Bangsa, Acheh Future, dan Gerakan Rakyat Aceh Membangun (GRAM) telah sepakat untuk memerangi aksi penyeludupan barang ilegal yang diduga marak dilakukan lewat jalur laut pantai tersebut. Sebab, aksi penyelundupan itu berpotensi mengurangi pendapatan negara dari sektor pajak.

"Kami harap Polisi secara serius mengawasi wilayah pesisir pantai itu, karena sejauh ini banyak kita lihat barang impor ilegal lewat jalur laut seperti bawang, pakaian jadi dan sebagainya," kata Razali Yusuf, Ketua Acheh Future saat kepada lintasatjeh.com, Minggu (09/11/2014).

"Kemudian pihak-pihak lain yang sepakat menggagalkan aksi penyeludupan itu juga harus melakukan pengawasan secara kontinyu dan merata. Supaya tidak ada celah bagi petugas yang akan bermain kerjasama dengan pelaku penyeludupan," tambah Hery Safrizal, Direktur Labang Bangsa.

Dikatakannyan, proses menindak pelaku penyelundupan barang ilegal tersebut memang cukup rumit. Hal ini mengingat banyak pemilik kapal yang tinggal di pelantar-pelantar sehingga sulit untuk mengetahui mereka membawa barang ilegal atau tidak. Apalagi aksi penyeludupan diduga marak dilakukan pada jam yang tak dicurigai seperti dini hari.

Sebagaimana diberitakan lintasatjeh.com sebelumnya, aksi penyeludupan barang impor ilegal dari luar negeri ke wilayah pesisir pantai Ule Rubek marak dilakukan, bahkan Polisi sempat mengamankan tiga ton bawang ilegal hasil seludup yang disimpan disebuah rumah di kawasan Ule Rubek, pada Kamis (14/08/2014) lalu. Polisi juga mengamankan Geusyik Ule Rubek Barat, Badlisyah Yahya, diduga sebagai pelaku penyeludupan waktu itu.

Oknum Geusyik Ule Rubek ini ditangkap dirumahnya pada pagi hari setelah sebelumnya Polisi menangkap dua minibus yang mengangkut bawang ilegal. Para pelaku hendak mengangkut barang tersebut ke wilayah Bireun, namun berhasil digagalkan oleh aparat TNI Koramil Seunuddon.

Dalam hal ini, TNI/Polri diminta untuk terus memantau wilayah Pantai Ule Rubek, Bantayan, dan beberapa titik lain yang mencurigakan. Polisi diharapkan tidak segan-segan menindak pelaku aksi penyeludupan tersebut. (02)





Komentar

Tampilkan

Terkini