ACEH TIMUR - Terkait hebohnya isu tentang penyebaran foto wanita telanjang atau bugil melalui BlackBerry Messenger (BBM), di kalangan oknum pegawai Perkebunan Julok Rayeuk Utara (PJRU), PT. Perkebunan Nusantara I, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Ibrahim Razi, S.Sos, yang akrab dipanggil Bugeh menyatakan keprihatinannya, melalui pers realeasenya, Sabtu (8/11/14).
"Jika permasalahan tentang isu penyebaran foto wanita telanjang atau bugil tersebut dibiarkan berkembang tanpa ada upaya pengusutan secara serius dari pihak penegak hukum, maka kami selaku warga masyarakat Indra Makmu mengkhawatirkan nantinya akan muncul berbagai kesan yang tidak baik terhadap daerah kami. Malah yang kita takutkan lagi, kedepan akan banyak pihak yang berani berbuat semena-mena di Indra Makmu," ungkap Bugeh, yang juga mantan Panglima Daerah IV Idi Rayeuk Wilayah Peureulak.
Bugeh juga mengatakan, selain hebohnya isu penyebaran foto wanita telanjang atau bugil melalui bbm dikalangan oknum pegawai PJRU, terendus juga isu berbagai aksi mesum atau zina yang selama ini ramai dipergunjingkan oleh para warga di Indra Makmu.
Kami para warga masyarakat Indra Makmu sangat mengecam keras atas berkembangnya berbagai isu tentang aksi tidak bermoral yang selama ini telah menjadi buah bibir warga di daerah kami. Dan kami sangat berharap agar pihak penegak hukum tidak memandang sebelah mata terkait hal itu.
"Sebagai bagian dari warga masyarakat Indra Makmu, saya pribadi akan menghimbau semua pihak yang ada di Indra Makmu agar bersatu untuk berusaha mengungkapkan berbagai dugaan terkait adanya permasalahan besar tentang kejahatan amoral yang saat ini masih tersalup rapi dalam kemasan isu," pungkas Ibrahim Razi, S.Sos.(ar)