-->








Sepmor Hantam Pick Up, Randa Meninggal

06 Desember, 2014, 22.43 WIB Last Updated 2014-12-08T03:18:58Z
ACEH TIMUR - Seorang warga Keudee Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Randa alias Rames, menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum (RSU) Idi. Sebab beberapa saat sebelumnya, sepeda motor jenis Supra X 125 Nopol BK 2280 AEA, yang dikendarainya menghantam mobil kijang pick up Nopol BK 8001 DM, jalan lintas Kuta Binjei-Alue Ie Mirah, TB III Desa Bandar Baro, Sabtu (6/12), sekira pukul 14.15 WIB.

Menurut keterangan dari salah seorang warga, Saiban alias Abu Pijet, kepada wartawan di tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tersebut terjadi ketika mobil kijang pick up dari arah Kuta Binjei, sedang belok dan menyeberang ke arah kiri jalan dengan tujuan memasuki ke pekarangan rumah salah seorang warga yang bernama Kak Cantek, di sekitar tikungan tajam jalan lintas yang berlokasi di TB III Desa Bandar Baro.

"Namun tragisnya, secara tiba-tiba sepmor Supra X 125 yang melaju kencang dari arah Alue Ie Mirah dan diduga saat itu tidak mampu mengendalikan rem sepmornya, langsung menghantam keras bagian pintu kiri kijang pick up yang saat itu sedang melintang di ruas jalan," tambahnya.

Atas kejadian laka lantas yang terkesan tragis dan sangat memilukan itu, pengendara sepmor, Rames, tidak sadarkan diri karena mengalami luka parah, khususnya di bagian kepala.

"Setelah beberapa saat berada di RSU Idi, Rames menghembuskan nafas terakhirnya. Sopir Kijang pick up, yang tidak diketahui namanya dan dikabarkan berprofesi sebagai toke lembu/sapi dari Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, telah melarikan diri dengan Sepmor jenis Honda Revo, nopol milik warga setempat yang bernama Raja, (anaknya Kak Cantek_red)," pungkas Abu.

Sementara itu, warga TB III Desa Bandar Baro, Raja, membenarkan bahwa setelah beberapa saat terjadi laka lantas di depan rumah orang tuanya, sopir kijang pick up yang tidak diketahui namanya, meminjam sepmor miliknya.

"Saat kejadian tadi, saya dan beberapa warga sangat terkejut sekali dan langsung melihat pengendara sepmor Supra X 125, yang kondisinya sangat mengenaskan sekali. Lalu tiba-tiba supir Kijang pick up yang tidak saya tahu namanya, langsung mengambil sepmor saya yang kebetulan tidak ada kuncinya, lalu segera pergi dari TKP," demikian kata Raja.

Kapolres Aceh Timur, Kapolres Aceh Timur, AKBP. Muhajir, SIK, MH, melalui Kasatlantas AKP. Nita Febrianti. ST, mengatakan bahwa barang bukti berupa satu unit Kijang pick up, nopol BK 2210 AEA, beserta satu unit sepmor Supra X 125, nopol BK 8001 DM, telah diamankan di Unit lakalantas Polsek Julok.(ar)
Komentar

Tampilkan

Terkini