-->








PPWI Siap Berkolaborasi dengan BNN Buka Rehabilitasi Penyalah-guna Narkoba di Aceh

27 Januari, 2015, 19.26 WIB Last Updated 2015-01-27T14:34:07Z
Ketum PPWI, Wilson Lalengke, berfoto bersama Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN Pusat, Drs. Bachtiar  Hasanudin Tambunan, S.H., M.H.
BANDA ACEH - Maraknya narkoba di Aceh bahkan peredarannya sudah sampai ke pelosok-pelosok desa, ini sungguh memprihatinkan. Dengan kondisi ini, PPWI akan berkolaborasi dengan BNN dan berpeluang untuk membuka lembaga rehabilitasi penyalah-guna narkotika di Aceh, bisa di Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa atau tempat lainnya. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia Wilson Lalengke ketika berdiskusi dengan pengurus DPD PPWI Aceh melalui blackberry mesenger, Selasa (27/1).

Tahun ini, Ketua Umum PPWI menjelaskan, BNN rencana rehabilitasi 100.000 penyalah-guna, tapi yang terdata hanya 28.000. PPWI akan berkolaborasi dengan BNN untuk mengejar target, masih kurang 78.000 lagi dari 4,2 juta pengguna di Indonesia. 

"Mohon jadi renungan dan pemikiran kita bersama yaa," ungkap Wilson.
Masih kata Wilson, saat ini BNN hanya punya 4 lembaga rehab, yakni di Lido, Batam, Tanah Merah, dan Sulsel dengan kapasitas 2000 orang. Lainnya akan ditampung di RS, klinik, panti sosial, dan sejenisnya. 

"Peluang sangat besar, dan saya sudah tawarkan kepada kepala BNN, PPWI bersama jaringannya siap membantu mensukseskan program BNN tersebut," ajaknya.

"Dua hari ini saya ikut workshop jurnalistik narkotika, hadir Kepala BNN pusat, para deputi (pencegahan, rehabilitasi, pemberantasan, dan pemberdayaan masyarakat). Ada 2 program utama yang PPWI tawarkan kepada BNN dan direspon sangat positif oleh Kepala BNN dan deputi-deputi," terangnya lagi.

Adapun program yang dimungkinkan, pertama, mengelola kampanye Indonesia Darurat Narkoba, dan kedua membuka Lembaga Yayasan Rehabilitasi Pengguna Narkotika di daerah-daerah.

"Mohon teman-teman pengurus daerah dan cabang meresponnya dengan implementasi teknis di lapangan. Kita siapkan MoUnya dengan BNN pusat, daerah/cabang tinggal jalan," imbuhnya.

Ketua DPN PPWI juga mengutarakan kalau besok pengurus di pusat mulai bergerak untuk siapkan payung gerakan kita. Kita apresiasi responnya, semangat dan kesiapan DPD PPWI Aceh.

"Sebagai informasi, tanggal 31 Januari 2015 besok, ada kegiatan deklarasi Indonesia Darurat Narkoba secara nasional yang dipusatkan di Lapangan Mabes Polri Jl. Trunojoyo, Jaksel," demikian pungkas Wilson Lalengke.

Sementara itu Ketua Harian DPD PPWI Aceh T. Rasyidin, menyambut baik program dan rencana kerja yang diwacanakan Dewan Pengurus Nasional PPWI.

"Jaringan yang ada di daerah, siap menindaklanjuti program tersebut," ungkap T. Rasyiddin menyahuti program PPWI Pusat yang akan berkolaborasi dengan BNN. [ar]
Komentar

Tampilkan

Terkini