-->








Bus Simpati Stat Terbakar

05 Februari, 2015, 08.39 WIB Last Updated 2015-02-05T06:22:38Z
LANGSA - Diduga karena ban belakang sebelah kanan meledak, bus Simpati Star jenis Scania dengan Nopol BL 7050 AA Banda Aceh tujuan Sumut, Rabu (4/1) menjelang subuh hangus terbakar, saat tiba di Terminal Terpadu Langsa (TTL). Untungnya dalam musibah kebakaran seluruh penumpang berhasil keluar dari bus tersebut.

‎Informasi yang diterima lintasatjeh, Bus Simpati Star warna hitam kuning dari Banda Aceh tiba di TTL, Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat sekitar pukul 03.20 WIB.

Tiba-tiba, salah seorang saksi mata mendengar ledakan keras yang diduga karena meledaknya roda belakang sebelah kanan bus tersebut. ‎Bahkan ia sempat memberitahukan kepada sopir, bahwa roda belakang bus meledak. Sopir bus diketahui bernama Bachtiar tersebut, tidak langsung behenti.

Namun,  sopir langsung mengarahkan kemudi bus dari Jalinsum itu, ke arah (membelok) kanan jalan masuk ke area belakang TTL. Bahkan s‎etelah ledakan roda itu terjadi, saksi mata melihat pada bagian roda belakang sisi kanan bus canggih dilengkapi monitor computer ini, sudah mulai mengeluarkan percikan api dan bus mulai miring.

Alangkah terkejunya, selang beberapa menit bus itu parkir di ‎area belakang TTL mulai terbakar, dan dibarengi suara panik penumpang yang berlarian turun menyelematkan diri dari dalam bus. Sejumlah warga di TTL, termasuk petugas Dishub Kominfo yang bertugas malam itu, serta awak sopir bus, awalnya mencoba melakukan pemadaman dengan menyiramkan air ke bagian api yang mulai membesar, pada bagian roda kanan belakang ‎bus.

Akan tetapi, usaha pemadaman itu tidak berhasil, karena api lebih cepat menyebar ke bagian badan bus lainnnya. Belasan menit kemudian barulah datang bantuan berapa unit mobil pemadam kebakaran (damkar) BPBD Langsa.

Diduga karena insiden kebakaran bus itu lambat diberitahukan atau masuk kepada pihak Pemadam, dan bantuan pemadaman dari pihak BPBD setempat tiba ke lokasi setelah api sudah menguasai hampir 100 persen Bus Simpati Star tersebut. 

Bachtiar (42), sopir bus, mengatakan, Bus Sempati Star jenis Scania yang dikemudikannya itu, berangkat dari Terminal Banda Aceh tujuan Medan, Sumut, Selasa (3/2) sekitar pukul 20.30 WIB. 

Dijelaskannya, bus itu membawa t13 penumpang tujuan Medan, ditambah sopir serap, Abdullah (42), warga Aceh Tamiang, dan dirinya sendiri. Ledakan yang terjadi pertama kali bukan terjadi pada roda, melainkan meledaknya per menggunakan siste Air Suspension Balon bus sisi kanan belakang. 

Lalu, baru muncul percikan api, yang diduga akibat terjadinya ‎konsleting wayer batrai bus dimaksud. ‎Percikan api d‎i bagian roda belakang sebelah kanan bus, karena‎ konsleting wayer batrai, sehingga tidak termonitor di layar computer. 

Lanjutnya, b‎alon sof breges bus meledak di depan Pos retribusi Dishub TTL, sehingga ia langsung memutar kemudi bus ke arah kanan, masuk ke areal bagian belakang TTL, berniat hendak memperbaikinya. Namun sesampainya di dalam area TTL ini, api mulai membesar.

Melihat kondisi api mulai mebesar, dirinyapun langsung meminta semua penumpang yang ada dalam bus, untuk segera turun dan mengeluarkan semua barang-barang mereka. Sembri itu,  usaha pemadaman secara manual terus dilakukan, dibantu penumpang maupun warga lainnya di TTL, tetapi api lebih cepat menyebar pada bus tersebut. 

Menurutnya, sesampainya di tugu Pos Lantas Langsa yang berjarak sekitar tiga km lebih dari TTL, Bachtiar akan digantikan sopir serap, Abdullah. 

‎Ketua TRC BPBD Langsa, Zainal Abidin, mengatakan, saat kejadian itu, datang tiga orang melaporkan kebakaran bus di terminal tersebut. Tapi, jika ada yang menelpon nomor Pemadam atau nomor darurat saat api masih kecil, untuk memberikan informasi kebakaran bus itu, kemungkinan api tidak menghanguskan seluruh badan bus. [dedek]
Komentar

Tampilkan

Terkini