-->

Tanggapan Rossi dan Panitia Soal Insiden Dengan Marquez

27 Juni, 2015, 23.49 WIB Last Updated 2015-06-27T16:49:29Z
ASSEN - Balapan di Belanda Sabtu (27/6) ini akan dikenang sebagai seri klasik MotoGP karena kemenangan Valentino Rossi diwarnai insiden tikungan terakhir putaran terakhir, di mana dia bersenggolan dengan juara dunia Marc Marquez hingga masuk gravel.

"Saya menggeber habis sepanjang balapan tapi Marc menempel saya. Lalu pada putaran terakhir, dia menyenggol saya sehingga saya harus menyodok (melintasi gravel)," kata Rossi tepat usai balapan di Sirkuit Assen.

"Di chicane (tikungan ganda) itu saya sudah masuk duluan ketika Marc ikut masuk."

Ini merupakan insiden kedua antara pimpinan klasemen dan juara dunia MotoGP beda generasi itu, setelah Grand Prix Argentina di mana Marquez yang juga berada di posisi dua menabrak Rossi dari belakang hingga terjatuh sendiri.

Di Assen, Marquez pun nyaris jatuh dan harus menggerakkan badannya untuk tetap melaju. Rossi sempat menengok ke arahnya ketika pembalap Movistar Yamaha itu akhirnya bisa lolos dari jebakan gravel menuju garis finis yang tinggal beberapa meter lagi.

Terlepas dari insiden itu, Rossi sangat bersyukur bisa merebut kemenangannya yang ketiga musim ini sekaligus mengukuhkan posisinya di puncak klasemen.

"Ini kemenangan yang sangat penting, saya sudah kompetitif sepanjang akhir pekan ini, lagi pula saya berada di pole position," ujar Rossi.

Kemenangan Rossi Sah

Panitia lomba akhirnya memutuskan senggolan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di putaran terakhir Grand Prix Belanda sebagai "race incident", artinya tidak ada unsur kesengajaan pembalap untuk mengambil keuntungan dari insiden tersebut, Sabtu (27/6).

Dengan demikian, Rossi tetap dinyatakan sebagai pemenang meskipun Repsol Honda mengindikasikan bahwa dia menang karena mengambil jalan pintas dari area gravel di luar trek.

"Tentu saja kami meninjau kembali insiden itu dari semua sudut kamera yang kami miliki. Keputusannya adalah race incident, dan tidak ada keuntungan yang diambil (Rossi)," kata Mike Webb, direktur balapan MotoGP, seperti dikutip Crash.net.

"Dasar keputusan itu terutama diambil dari rekaman lewat helikopter yang menunjukkan bahwa di seluruh tahapan itu Valentino memang berada di depan," jelasnya.

"Karena itu Valentino yang memiliki lintasan, dia di depan dan dia tidak sedang disalip. Saat mereka mencapai ujung tikungan ke kanan, Marc menyenggol Valentino, sehingga dia melebar. Jadi itu cuma race incident yang tidak terhindarkan," ujar Webb, menjelaskan bahwa Rossi tidak secara sengaja mengambil jalan pintas.

"Dua hal penting adalah itu merupakan peristiwa senggolan dan Anda tidak boleh memaksa pembalap lain keluar lintasan. Namun hasil akhirnya adalah mereka berdua masuk dan keluar beberapa tikungan dalam posisi yang sama, tidak ada keuntungan apapun. Titik."[Berita Satu]
Komentar

Tampilkan

Terkini