-->


Buraq: Ayah, Menyerahlah!

25 November, 2015, 07.02 WIB Last Updated 2015-11-25T00:04:33Z
Anggota Din Minimi, Buraq. Dok:LA
ACEH TIMUR - Syahril alias Buraq adalah salah satu anggota dari kelompok bersenjata Din Minimi yang berhasil ditangkap oleh Tim Gabungan, Selasa dinihari (24/11/2015) berhasil diamankan Polisi.

Menurut pengakuan Buraq, Ia bersama ayahnya baru sebulan bergabung dengan kelompok bersenjata Din Minimi. Dalam kelompok tersebut, ia bertugas menjaga sandera yang bernama Burhanuddin (47), beserta istri, warga Geureudong Pase, Kabupaten Aceh Utara.

Terhadap Burhanuddin beserta isterinya, Din Minimi meminta uang tebusan sebesar satu Miliar. Namun, uang tebusan tersebut baru dibayar sejumlah Rp.700 juta, sehingga pasangan suami istri tersebut belum dibebaskan oleh Din Minimi.

Buraq juga mengaku semenjak bergabung sampai saat tertangkap polisi, dirinya belum pernah memegang senjata. Menurutnya, sebab belum diperbolehkan memegang senjata oleh Din Minimi karena belum pernah mengikuti pelatihan.

Kini Buraq menyesal dan baru menyadari bahwa yang selama ini dijalaninya adalah perbuatan sesat dan melanggar hukum. Kepada ayahnya, Buraq meminta agar segera menyerah.

"Ayah, menyerahlah, mari kita kembali ke keluarga dan menjadi masyarakat biasa, sekarang sudah bukan jamannya perang lagi," kata Buraq.

Sementara itu pada saat konferensi pers, Selasa (24/11/2015), Direskrim Polda Aceh, Kombes Pol Drs. Nurfallah mengatakan, masyarakat diminta untuk tidak menaruh rasa simpati kepada kelompok Din Minimi, bahkan harus ada rasa antipati.

Jika selama ini kelompok Din Minimi selalu menyangkal bahwa tidak pernah melakukan penculikan, namun kini telah terbukti. "Hari ini terungkap bahwa kelompok tersebut telah melakukan penculikan dengan meminta uang tebusan kepada keluarga korban."

Ia pun meminta masyarakat yang tinggal di daerah Langkahan, Julok, Blang Senong, Indra Makmur dan Pantee Bidari, diharapkan dukungannya dalam upaya aparat kepolisian mengejar kelompok Din Minimi, karena mereka sudah sangat meresahkan masyarakat.[zf]
Komentar

Tampilkan

Terkini