![]() |
| IST |
JAKARTA - Presiden Joko Widodo kaget bukan main saat mengikuti
peringatan Hari Guru Nasional di Istora Senaya, Jakarta (24/11). Pria kelahiran
Solo, 21 Juni 1961 ini kaget melihat kehadiran guru-guru yang pernah
mendidiknya semasa masih duduk di bangku SMP dan SMA di Solo.
Di
antara para guru yang pernah mendidik Jokowi , ada seorang perempuan
duduk di kursi roda bernama, Ibu Sutoto. Dia adalah guru Aljabar Jokowi semasa
sekolah di SMP Negeri 1 Solo
Setelah
pidato dan foto bersama, Jokowi menghampiri Ibu Sutoto. Dia membungkuk dan
mencium tangan gurunya. Sang guru pun membalas dengan memeluk dan mencium
pipi Jokowi. Ribuan guru yang hadir bertepuk tangan melihat peristiwa
itu.
Saat
berpidato, Jokowi sempat menyebutkan satu per satu nama gurunya yang hadir.
Mereka yang disebut adalah Nurhayati, Sudadi, Sih Winarni, dan Ibu Ning.
Guru-guru itu adalah pengajar saat Jokowi duduk di bangku SMP dan SMA.
"Saya
hargai tema tahun ini, guru mulia karena karya. Kemuliaan guru memang dari
karya-karyanya. Saya adalah karya dari guru-guru saya," kata Jokowi.
Jokowi
juga sempat mengundang beberapa orang gurunya santap siang di Istana
Kepresidenan. Salah satu guru yang hadir adalah Ibu Sutoto. Ia mengaku sempat
berbincang dengan Jokowi mengenai suasana masa lalu di sekolah.
Ibu
Sutoto bercerita sekilas, Jokowi adalah murid yang sederhana dan rajin
mengerjakan pekerjaan rumah.
"Dia
itu anak yang baik,hidupnya sederhana," ucap Ibu Sutoto,
Ibu
Sutoto berharap Jokowi sukses memimpin Indonesia. "Harapan ibu musti
sukses. Bagus sekali," ujarnya.
Sudadi
(62), guru SMA Jokowi, mengisahkan suasana makan siang semeja dengan Presiden
Jokowi sangat akrab dan tidak berjarak. Mereka bercerita masa lalu dan banyak
bercanda.
Sudadi
mengaku seperti mimpi bisa makan satu meja dengan Presiden Indonesia. “Saya
tak pernah terpikir sebelumnya,” ujarnya tersenyum.[BeritaSatu]


