-->


Ali Angkasa: Kadisbudparpora Sering Bawa Nama Bupati, Isteri Bupati serta Sekda Aceh Tamiang

01 Desember, 2015, 08.21 WIB Last Updated 2015-12-01T02:24:39Z


Ali Angkasa (Kabid Prasarana Disbudparpora Aceh Tamiang)
ACEH TAMIANG - Kritik keras yang dilontarkan Kabid Pariwisata Disbudparpora Aceh Tamiang terhadap perilaku sang kepala dinas ternyata telah menyulut reaksi yang sama dari pegawai lain.

Pasalnya, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Yetno S.Pd, saat dikonfirmasi dan direkam lintasatjeh.com, di rumahnya, Rabu (4/11/2015) lalu, sangat lantang melontarkan berbagai pernyataan yang berbau penghinaan terhadap beberapa bawahannya sendiri.

Salah seorang pegawai Disbudparpora Pemkab Aceh Tamiang yang turut mendapatkan bahasa penghinaan dari Yetno adalah Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Ali Angkasa. Malah, untuk Kabid Prasarana, Ali Angkasa, Jum'at (6/11/2015), sekira pukul 13.24 WIB, melalui pesan singkatnya yang dikirim ke telepon seluler wartawan lintasatjeh.com, Yetno juga memberitahukan bahwa pada hari itu, Ali Angkasa melaksanakan shalat fardhu Jum'at di Mesjid Terban dengan misi menyebarkan berita tentang permasalahan dirinya yang dimuat oleh Media Online Lintas Atjeh.

Terkait munculnya pernyataan tersebut, kepada lintasatjeh.com, Senin (30/11/2015),  Kabid Prasarana, Ali Angkasa, meminta Yetno untuk berani mempertanggungjawabkan bahasa penghinaan yang telah dilontarkan untuk dirinya.

Ali Angkasa juga menerangkan bahwa pernyataan Yetno yang terkesan menuduh dirinya telah menyebarkan berita tentang permasalahan Yetno yang dimuat oleh Media Online Lintas Atjeh, pada hari Jum'at (6/11/2015) lalu, adalah fitnah dan Ali mendesak Yetno untuk berani mempertanggungjawabkan fitnah tersebut dihadapan hukum.  

"Mulai sekarang, tidak ada lagi kesempatan bagi seorang Yetno untuk bisa menebar fitnah dan juga mengadu domba orang lain, khususnya para bawahannya yang bekerja di Disbudparpora Aceh Tamiang," jelas Ali.

Menurut Ali, para pegawai di Disbudparpora Aceh Tamiang akan segera merapatkan barisan untuk melawan segala bentuk pendzaliman yang dilakukan oleh Yetno.

"Jurus fitnah dan perilaku adu domba yang kerap dimainkan oleh Yetno kepada para Pegawai Disbudparpora Aceh Tamiang selama ini, harus dibayar mahal oleh Yetno," terang Ali lagi.

Ali juga mendesak Yetno untuk berani meminta ma'af kepada seluruh pegawai Disbudparpora. Selain itu, Yetno juga harus bersikap ksatria untuk memohon ma'af kepada Bupati, isteri Bupati serta Sekda Aceh Tamiang karena kata Ali, selama ini Yetno sering menakut-nakuti para bawahannya dengan cara membawa nama Bupati, isteri Bupati serta Sekda Aceh Tamiang.

"Saya sangat berharap semoga kali ini Yetno akan sadar diri dan saya pun berdo'a semoga dia tidak gila," demikian penjelasan dari Kabid Prasarana, Ali Angkasa.[zf]
Komentar

Tampilkan

Terkini