JAKARTA - Prostitusi artis sepertinya sudah menjadi rahasia
umum di tengah masyarakat. Praktik ini baru terungkap pasca ditangkapya Robbi
Abbas, mucikari artis beberapa waktu lalu.
Pun
lewat penangkapan itu, khalayak menjadi lebih tahu sistem yang diterapkan agar bisa
mendapat 'servis' dari artis yang dibanderol harga selangit.
Biasanya
muncikari akan meminta uang muka terlebih dahulu sebelum pelanggan mendapat
pelayanan dari artis yang disediakan. Uang muka yang harus dibayar oleh calon
pelanggan 30 persen dari harga kesepakatan, setelah uang muka dibayar, calon
pelanggan tidak langsung dapat menikmati kemolekan tubuh si artis, melainkan
masih harus melewati satu tahapan lagi yakni pelunasan.
Calon
pelanggan harus melunasi pembayaran yang telah disepakati. Jika sudah melakukan
pembayaran kedua baru bisa dilayani oleh si artis yang diinginkan.
"Enggak
ada alur atau broadcast. Kalau ada klien, ketemu meeting deal langsung
ketemuan. Hari H pembayaran dilakukan di depan klien dan perempuannya,"
ujar Robby di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (5/11).
Selain
di dalam negeri, para PSK juga bisa dibawa ke luar negeri. Biasanya, kata
Robby, para pemesan tahu dari mulut ke mulut. "Mungkin orang Indonesia
stay di sana. Saya cuma ikut ngirim. Dari kuping ke kuping mereka langsung
minta dan nanya ke saya," tuturnya.
Menurutnya,
saat digerebek polisi beberapa waktu lalu dia baru saja mengantar artis yang
dipesan ke hotel bintang lima di Jakarta Selatan, Jumat malam lalu. Artis AA
saat itu digerebek tengah di kamar hotel.
"Pas
kejadian saya di toilet, saya ditangkap," tandasnya. [Merdeka]



.jpg)





