-->








Wanita di Jepang Bisa Sewa Pria Hanya untuk Dipeluk Saat Tidur

07 Desember, 2015, 09.02 WIB Last Updated 2015-12-07T02:03:13Z

IST
JAKARTA - Para pengusaha di Jepang tampaknya tidak kehabisan akal untuk menyenangkan hati wanita. Setelah menyediakan jasa sewa pacar, pasangan untuk ke pernikahan hingga menghapus air mata kini ada layanan sewa pria tampan yang bisa menemani wanita saat butuh dipeluk.

Layanan jasa yang diberinama 'Rose Sheep' itu tersedia untuk wanita yang ingin ditemani selama tidur. Para wanita bisa memesan pria tampan berusia 20 hingga 30 tahun untuk memeluk mereka selama terlelap agar tidak merasa sendirian terutama ketika sedang dalam keadaan terpuruk. Jasa ini tidak memberikan layanan sentuhan lebih dari memeluk.

Selain memeluk, para pria tampan juga bisa disewa untuk menemani Anda makan, minum, hingga membuatkan makan malam. Para pria juga dapat menjadi pendengar yang baik agar Anda bisa meluapkan semua keluh-kesah supaya perasaan menjadi lebih tenang.

Rose Sheep ditargetkan untuk wanita berusia 30 hingga 40 tahun. Namun tidak menutup permintaan untuk wanita berusia di atas 40 tahun. Kebanyakan pria yang disewa akan datang ke rumah klien untuk menemani mereka selama waktu yang ditelah disepakati. Pria juga akan membawa piyama sendiri untuk tidur.

"Ketika Anda merasakan kesepian, tidak bisa tidur, dan ingin seseorang di samping Anda, atau merasakan kehangatan seorang pria saat bersantai dan membebaskan diri dari stres, jangan khawatir. Rose Sheep akan selalu bersedia melayani Anda agar bisa membuat Anda lebih tenang dan memiliki kekuatan lebih untuk bangun esok hari," tulis pihak Rose Sheep lewat akun Twitternya.

Lalu berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk jasa peluk dan menemani Anda selama kesepian? Harga yang ditawarkan bervariasi tergantung durasi tidur Anda.

Untuk paket durasi pendek sekitar dua jam tidur ditawarkan dengan harga US$ 162 atau sekitar Rp 2,2 juta. Sedangkan untuk tidur empat jam sekitar Rp 4,4 jutaan. Ada pula paket berpelukan yang lebih panjang selama 16 jam akan dikenai harga US$ 800 atau sekitar Rp 11 jutaan. [Detik]
Komentar

Tampilkan

Terkini