| IST |
JAKARTA - Organisasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)
ditengarai mendanai aksi teror di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta
Pusat.
Hal
itu terungkap setelah kepolisian menangkap 12 orang pelaku atau terkait dengan
aksi teror yang terjadi pada Kamis lalu (14/1).
"Salah
satu dari pelaku yang ditangkap telah menerima transfer dana dari ISIS,"
jelas Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan
Trunojoyo, Jakarta Selatan (Sabtu, 16/1).
Lebih
jauh Kapolri menjelaskan transfer tersebut melalui tokoh ISIS asal Indonesia
yang saat ini berada di Suriah, yaitu Bahrun Naim. Jumlah dana yang dikirim
cukup besar.
"Berkali-kali,
tidak sekaligus besar. Itu yang digunakan secara bertahap," imbuhnya
seraya menambahkan sekali transfer bisa 40 juta dan 70 juta.
Kapolri
menambahkan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap orang yang menerima
dana tersebut.
"Kami
punya waktu selama 1 minggu untuk menentukan apa perannya dalam aksi teror di
Jalan Thamrin," tandasnya. [RMOL]