ACEH TAMIANG - Para pemuda harus mawas diri sehubungan
dengan semakin gencarnya pemberitaan di berbagai media yang bersifat propaganda.
Karena tanpa kita sadari akhir-akhir ini banyak bermunculan, terutama di media
elektronik. Hal tersebut ditengarai akan dapat merusak suasana damai dan
mengacaukan tatanan kehidupan berbangsa di bumi pertiwi, khususnya di Propinsi
Aceh.
Oleh karenanya,
permasalahan ini harus menjadi perhatian khusus bagi semua pihak, terutama bagi
para pemuda yang merupakan generasi penerus bangsa. Para pemuda harus mampu
berdiri di garda terdepan untuk menghalau berbagai propaganda sesat, sekaligus
harus mampu menjadi motivator, juga inspirator untuk terus menggelorakan
semangat persatuan dan kesatuan dalam rangka memelihara perdamaian Aceh, serta
menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Aceh Tamiang, Adlin Nur
pada acara silaturrahmi para pemuda dan buka puasa bersama yang dilaksanakan di
Kantor KNPI setempat, Sabtu (25/6/2016) kemarin.
Selaku Ketua KNPI
Kabupaten Aceh Tamiang, Adlin juga sangat mengharapkan kecerdasan bagi para
pemuda yang notabene sebagai agent perubahan bangsa dalam menyerap setiap
informasi yang muncul di berbagai media massa sehingga tidak mudah terjerumus
ke arah yang bersifat provokatif.
Selain itu, Adlin juga
menekankan kepada semua pihak, terlebih kepada jajarannya, bahwa KNPI adalah
wadah tempat berhimpun atau organisasi kepemudaan yang bersifat terbuka dan
independen, serta perekat persatuan dan kesatuan pemuda. Hal ini perlu diingatkan
kembali mengingat beberapa bulan kedepan akan dilaksanakan pesta demokrasi
pemilihan kepala daerah.
"Janganlah hanya
gara-gara politik pragmatis dan segelintir pihak yang ingin mengambil
keuntungan sesaat untuk kepentingan pilkada, KNPI malah terprovokasi dan
kehilangan arah serta jati dirinya," terang Adlin.
Dia menjelaskan, untuk
ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi mendatang, kita bisa mengambil peran
seperti mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas, sehingga
masyarakat nantinya akan dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati
nurani tanpa harus takut akan intimidasi dan tidak terpengaruh oleh politik
uang.
"Idealnya KNPI harus
selalu menempatkan diri sebagai mitra strategis dan kritis pemerintah serta
selalu mengedepankan etika. Juga mampu menetaskan ide-ide kreatif untuk
kemudian diformulasikan menjadi program kegiatan, sehingga terbangun sinergitas
antara KNPI dan Pemerintah dalam rangka bersama-sama memajukan daerah,"
tegas Adlin.
Diakhir sambutannya, Adlin
mewakili jajaran pengurus KNPI Aceh Tamiang mengucapkan terimakasih kepada
semua pihak, terutama bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang yang selama ini
terus memfasilitasi berbagai kegiatan KNPI.
"Semoga dengan
momentum bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah dapat mewujudkan kita semua menjadi
pribadi yang bertaqwa," demikian harapan Ketua KNPI Aceh Tamiang, Adlin
Nur.
Bupati Aceh Tamiang, H.
Hamdan Sati, ST, melalui Wakil Bupati, Drs. Iskandar Zulkarnain, M.AP, dalam
arahannya mengatakan bahwa provokasi tidak akan berhasil dilakukan oleh
pihak-pihak yang ingin membuat keresahan dalam masyarakat seandainya kekompakan
selalu terjaga dan silaturrahmi antar sesama seperti ini intens dilakukan.
"Kita berharap agar
KNPI Kabupaten Aceh Tamiang selalu mampu bersinergi dengan pemerintah sehingga
apa yang telah menjadi harapan kita bersama untuk kemajuan daerah ini
benar-benar bisa terlaksana," tutup Drs. Iskandar Zulkarnain, M.AP.[zf]



.jpg)





