ACEH UTARA - Direktur Rumah Sakit Umum (RSU)
Cut Meutia, drg. Nurhaida, MPH mengatakan, hasil pemeriksaan tim dokter
terhadap pasien Muhammad Al Hafiz (8 tahun), asal tanah luas itu mengalami usus
buntu pecah atau Appendix Perforasi.
“Pasien
(Muhammad Al Hafiz) sudah dioperasi, semuanya berlangsung lancar, tim dokter
sudah bekerja dengan baik,” kata drg. Nurhaida, MPH, Jumat (8/7/2016) kemarin.
Selama
dalam perawatan, kata drg. Nurhaida, Muhammad Al Hafiz, ditangani oleh dua
dokter bedah dan gizi, kini pasien sudah bisa menerima asupan makanan.
“Pasien
sudah mau makan, sudah bisa merespon ketika ada yang menjenguk, pelan-pelan
kondisi sudah membaik,” tambah drg. Nurhaida.
Saat
ini, kata drg. Nurhaida, pasien sedang menjalani perawatan untuk pemulihan gizi
buruk. Kini Muhammad Al Hafiz dirujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh
agar mendapat perawatan lebih intensif, ini atas permintaan keluarga pasien.
Sementara
Itu, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib atau yang akrab disapa Cekmad meminta,
pihak rumah sakit agar terus memberikan pelayanan terbaik untuk semua pasien
dan masyarakat.
“Saya
berulangkali menyampaikan agar rumah sakit harus mengutamakan pelayanan untuk
masyarakat. Saya juga menyampaikan kepada masyarakat, bila ada keluarga atau
tetangga yang mengalami gizi buruk dan membutuhkan pelayanan kesehatan segera
melaporkan ke Puskesmas,” kata Cekmad[Rls]
