-->

ISIS Dibalik Bom Bunuh Diri Kabul, 61 Demonstran Tewas

24 Juli, 2016, 00.12 WIB Last Updated 2016-07-23T17:12:48Z
IST
JAKARTA – Sebuah demonstrasi yang berjalan damai di Kabul, Afghanistan, tiba-tiba dikacaukan oleh sebuah aksi bom bunuh diri. Akibat serangan bom tersebut, sebanyak 60 orang dikabarkan tewas dan melukai puluhan lainnya.

Menurut kabar yang dirilis The Guardian, Sabtu (23/7/2016), massa demonstran merupakan warga etnis Hazaras. Meski begitu, pihak kepolisian Afghanistan masih belum memastikan jumlah pelaku penyerangan bom bunuh diri. Namun menurut keterangan para saksi di lokasi kejadian, mereka mendengar ada dua suara ledakan.

“Saya berdiri di samping massa, di belakang truk es krim,” ujar seorang demonstran bernama Aman Turkmani. “Lalu sebuah gerobak es krim meledak, setelah itu dia (pelaku) meledak. Suara ledakan tersebut sangat keras.”

Kementerian Kesehatan Afghanistan mengungkapkan bahwa jumlah 60 korban jiwa bisa bertambah. Hingga saat ini, sebanyak 207 warga sipil dilaporkan menderita luka-luka. Beberapa di antaranya masih dalam kondisi kritis.

Selain warga sipil, pemerintah Afghanistan juga melaporkan keberadaan petugas polisi dan keamanan yang menjadi korban ledakan. Namun hingga saat ini, pemerintah setempat masih belum merilis data resmi terkait jumlah korban dari pihak kepolisian dan anggota keamanan.

“Teroris oportunis menyusup di antara demonstran, lalu meledakkan diri. Akibatnya beberapa warga, termasuk anggota polisi dan keamanan tewas,” ujar Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (23/7/2016).

Hingga saat ini, pihak penyelidik masih berusaha mengetahui motif di balik aksi serangan bom. Dugaan sementara, serangan ini terkait dengan perseteruan etnis yang kerap terjadi di Afghanistan.[Kriminalitas.com]
Komentar

Tampilkan

Terkini