-->

Rutan Idi Gelar Aneka Lomba Untuk Para Napi

02 Mei, 2017, 23.12 WIB Last Updated 2017-05-02T22:27:53Z

ACEH TIMUR - Rumah Tahanan (Rutan) Aceh Timur menggelar aneka kegiatan keagamaan dan olah raga yang bertujuan untuk mencerdaskan para napi  dan sekaligus menghibur warga binaan yang berada dalam menjalani masa hukuman. Kegiatan yang bertemakan ‘Rutan Idi berbasis Pesantren (Dayah) yang akan diterapkan ke depan’ diselenggarakan di Rutan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (02/05/2017).

Irdiansyah Rana, Kepala Rutan Idi Rayeuk saat ditemui LintasAtjeh.com mengatakan bahwa walaupun dirinya baru 4 bulan menjabat sebagai Kalapas, dirinya telah melaksanakan berbagai program untuk membina para napi.

“Dengan kegiatan-kegiatan yang dibuat saat ini, saya berharap para napi setelah kembali ke masyarakat nanti sudah memiliki ketrampilan,” harapnya.

“Adapun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan diantaranya, lomba pidato keagamaan, azan , dan lomba shalat jenazah,” jelasnya.

Selain kegiatan keagamaan yang diperlombakan, lanjutnya, Rutan Idi juga mengadakan perlombaan dibidang olahraga seperti, lomba bola volly, tarik tambang, sepak takraw dan tenis meja.

“Kami juga mengadakan perlombaan kamar terbersih di Rutan Idi Rayeuk ini,” imbuhnya.

Irdiansyah Rana menambahkan bahwa bagi grup napi yang berhasil meraih nilai tertinggi akan diberikan tropi dan kain sarung, baju koko, mie instan, sabun, dan minuman kaleng.  Hal ini semua bertujuan agar para napi yang ada di Rutan Idi dapat terhibur, sehingga dalam menjalani hari-hari dapat menekuni ilmu agama setiap hari diberikan oleh Pihak penyuluk Kemang Aceh Timur dan dibantu oleh Tgk. Ahmadi selaku Majelis Taklim Darul Muttaqin.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi para napi yang ada di Rutan Idi, Kegiatan lomba agama dan olah raga ini akan ditutup pada pertengahan bulan Mei 2017,” tambah Irdiansyah Rana.

“Semoga  kedepan para napi mendapatkan hidayah dari Allah SWT, dan diberikan taufiq serta hidayah menuju jalan taubat, agar selepas dari Rutan ini tidak mengulangi perbuatn yang melanggar hukum dunia dan akhirat,” pintanya.

“Kita sangat berharap kepada napi, aturan ini dapat diterabkan dirutan Idi dengan berbasis Pesantren atau dayah, dengan demikian warga binaan ini akan menjadi taat dan bertaqwa kepada tuhan dan patuh pada aturan,” pungkasnya.[Nas]
Komentar

Tampilkan

Terkini