0 Di Purwodadi, Ibu Latifah Tak Percaya Bertemu Sandi - Lintas Atjeh

Search This Blog

Banyak Di Baca

IKUTI VIA EMAIL

PV

Di Purwodadi, Ibu Latifah Tak Percaya Bertemu Sandi

Share it:
PURWODADI - Ibu Latifah tidak percaya dan masih merasa semua itu mimpi ketika Sandiaga Uno mampir ke rumah makan Noroyono miliknya di Jalan Gajahmada Purwodadi, Sabtu (12/01/2019).

"Ya Allah, kayak mimpi. Saya nggak percaya Pak Sandi mampir. Saya doakan agar bisa menjadi pemimpin yang bisa mensejahterakan rakyatnya. Menjadi pemimpin yang amanah," kata Ibu Latifah berusaha menahan genangan air matanya.

"Senang rasanya dikunjungi Pak Sandi," lanjut perempuan setengah baya ini dengan suara bergetar

Sandiaga Uno memulai aktifitas paginya di Purwodadi dengan berlari dari hotelnya menginap menuju Simpang Lima sejauh tiga kilometer. Warga yang mengenalnya mencoba untuk berswafoto dengan melambatkan kendaraannya atau mengejar mantan pengusaha dengan ikut berlari.

Lari menjadi aktivitas Sandaga Uno, Cawapres Prabowo ini dalam menyerap aspirasi, di setiap daerah yang disinggahinya.

Usai berlari, mampir di tempat kuliner yang dikelola UMKM. Di Purwodadi, Sandi mampir di rumah makan Noroyono milik Ibu Latifah.

"Terima kasih doanya Bu Latifah. Inshaa Allah harapan Bu Latifah agar masyarakat sejahtera, harga-harga stabil terjangkau dan penciptaan serta penyediaan lapangan kerja jika saya dan Prabowo Subianto terpilih, terwujud," tutur Sandi yang juga mengamini doa Latifa.

Menurut Sandi, mampir di kuliner khas setiap daerah di Indonesia yang dikelola pengusaha kecil, harus menjadi gerakan. Gerakan yang menggerakkan ekonomi rakyat. Bisnis ini yang mampu menyerap lapangan kerja dan menghidupi masyarakat sekitarnya. Juga  meningkatkan  pendapatan daerah tersebut.

"Lihat saja warung Bu Latifah ini, memperkejakan puluhan pegawai. Belum lagi berkah buat masyarakat sekitar. Prabowo dan Sandi akan fokus  pada gerak ekonomi rakyat. Industri kecil dan menengah, adalah denyut ekonomi Indonesia sesungguhnya," terangnya.

"Semoga nanti karyawan Bu Latifah bisa menjadi ratusan, bahkan ribuan dengan cabang di berbagai kota di seluruh  Indonesia," demikian doa Sandiaga Uno.[*/Red] 
Share it:

politik

Post A Comment: