Search This Blog

Banyak Di Baca

IKUTI VIA EMAIL

PV

Peusaba Kecam Rencana Pembangunan Hotel di Depan Masjid Raya Baiturrahman

Share it:
BANDA ACEH - Ketua Peusaba Aceh Mawardi Usman geram mendengar wacana akan dibangun kembali hotel di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Ketua Peusaba mengingatkan, kawasan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh kawasan sakral di Aceh. Tidak ada sisi positif dalam pembangunan hotel di depan Masjid Raya.

Peusaba mengingatkan jika wacana dilanjutkan maka tunggu kemarahan ulama dan rakyat Aceh. Orang Aceh tidak sudi kesakralan Masjid Raya dirusak dan itu sangat tidak layak mendirikan bangunan di dekat Masjid Raya yang penuh sejarah.

"Jika ada yang mengatakan di dekat Masjidil Haram berdiri hotel. Maka itu logika tidak nyambung dan tahu sejarah. Kawasan Masjidil Haram sejak masa lalu hingga kini diperluas makanya ada beberapa hotel yang dulu jauh dari Masjidil Haram sudah sangat dekat," ujar Mawardi dalam siaran persnya, Selasa (15/01/2019).

Karena itu, Peusaba meminta semua pihak berpikir jernih dan menjaga kesakralan Masjid Raya Baiturrahman. Masjid Raya bukan saja milik Banda Aceh namun milik Aceh, jika dipaksakan pembangunan hotel di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, maka ulama dan segenap rakyat Aceh akan melawan.

"Dalam sejarahnya Universitas Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh adalah tempat  para ulama Aceh mendidik talibul ilmi dari seluruh kawasan Asia Tenggara dan menyebarkan Islam ke Asia Tenggara," terang Mawardi.

Masih jelas dia, ketika Belanda menyerang Aceh 1873 dan menghancurkan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh menimbulkan kemarahan para ulama Aceh dilanjutkan agresi kedua 1874 dan istana jatuh ke Belanda.

Disamping Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, kata dia, Belanda mendirikan bangunan di depan Masjid Raya sebagai pelecehan kepada pejuang Aceh. Akibatnya para ulama mengutuk para Belanda sehabis-habisnya.

"Maka pemimpin Aceh harus menolak hotel di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh," tegas Ketua Peusaba.[*/Red]
Share it:

news

Post A Comment: