Iklan

Wabah Covid-19 Mendunia, Napi di Indonesia Merdeka

12 April, 2020, 09.58 WIB Last Updated 2020-04-12T02:58:31Z
SEPERTI kita ketahui, napi di Indonesia banyak dibebaskan karena mewabahnya Virus Covid-19. Padahal ini tidak ada pengaruhnya bagi napi yang di dalam Lapas, justru napi sebenarnya makin aman dari Covid-19 jika di penjara karena napi tidak ada berinteraksi dengan masyarakat luar.

Kenapa pemerintah tidak menghimbau pengunjung agar tidak ke Lapas saja, mengapa harus dibebaskan? Hal ini akan membuat para napi mengambil kesempatan lagi jika sudah bebas dari Lapas. Mungkin ada napi yang dulunya mencuri dan mungkin saat ini bebas, sehingga yang dicuri dendam kepada napi tersebut. Ini akan membahayakan napi yang baru bebas tadi.

Seharusnya pemerintah lebih  memperketat pemeriksaan terhadap napi-napi yang mau dibebaskan tersebut bukan hanya membebaskan begitu saja. Kenapa pemerintah tidak memberi pelayanan kesehatan saja kepada para napi? Seperti memeriksa napi setiap 2 minggu sekali, tidak harus dibebaskan.

Mungkin pemerintah takut mengeluarkan anggaran yang begitu besar untuk para napi yang berada di dalam Lapas tersebut. Katanya lock down kok malah membebaskan napi. Kalau menurut saya, kebijakan ini tidak logis justru akan mengancam masyarakat di Indonesia. Bagaimana nanti kalau napi tersebut mengulangi lagi aksinya? Ini akan membuat warga menjadi rugi.

Untuk itu, Pemerintah melalui Kementrian Hukum dan HAM harus mengevaluasi hal ini. Bahkan di media, setelah pembebasan para napi akibat dampak Covid-19 ini, kembali ditangkap aparat kepolisian karena melakukan tindak pidana pencurian.

"Jangan napi yang merdeka, rakyat kembali merana karena Corona dan ulah mereka".

Penulis: Muslim Arpan (Mahasiswa FISIP UIN Ar-Raniry Banda Aceh)
Komentar

Tampilkan

Terkini