-->

Iklan

Jangan Dengarkan False Information Pandemi Covid-19!!!!

15 Juni, 2020, 16.24 WIB Last Updated 2020-06-15T09:24:57Z
PANDEMI ini sudah jelas menghancurkan tubuh kita menjadi manusia yang tidak utuh. Dikarenakan kita sebagai manusia yang utuh jangan terlalu ambil pusing atas kejadian ini. Memang banyak orang di luar sana yang sudah terinfeksi, dan penyebarannya yang tinggi membuat kita was-was.

Namun perlu dipahami bahwa orang terinfeksi bisa disembuhkan, untuk itu jangan diambil pusing. Dampak pandemi Covid-19 banyak menimbulkan persoalan dan menjadi gejolak bagi para pebisnis baik lokal, umum, bahkan usaha besar. 

Mengapa jangan dibawa pusing? Semua orang bisa terkena corona tapi besoknya sembuh. Bahkan ada yang terinfeksi baru 5 hari langsung sembuh. Ada lagi tanpa di karantina juga sembuh dengan menjaga kesehatannya sendiri. 

Virus Covid-19 bisa menyerang siapa saja saat kondisi imun tidak stabil. Apalagi saat seseorang terus berpikiran negatif karena dampak ekonomi yang menimpa dirinya. Terutama yang sangat terdampak adalah UMKM tidak dapat melakukan kegiatan usahanya sehingga terganggu kemampuan memenuhi kewajiban kredit. Kemacetan kredit perbankan UMKM dapat meningkat secara signifikan, dan berpotensi semakin memperburuk kondisi perekonomian.

Banyak informasi yang salah dalam media saat ini dan imbasnya sektor korporasi terganggu aktivitas ekonominya, maka yang paling rentan yakni sektor manufaktur, perdagangan, transportasi dan akomodasi (restoran dan perhotelan). Gangguan aktivitas bisnis tentu akan menurunkan kinerja bisnis, terkadang tak terhindarkan pemutusan hubungan kerja dan bahkan korporasi bisa mengalami ancaman kebangkrutan. 

Terkadang kita banyak berpikir dari pada bertindak mending tidak melakukan apapun maka itu akan menjadikan perusahaan kita resesi di masa pandemi disebabkan oleh Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Maka lakukanlah yang terbaik bagi kita dan bermanfaat bagi orang lain. Saya mengatakan jangan mendengarkan informasi yang tidak baik bagi kita apalagi hoax di saat masa pandemi ini, karena resesi suatu perusahaan tergantung pada pemikiran yang tidak baik dan negatif saat pandemi Covid-19.

Saya berharap semua orang Indonesia tetap berpikiran untuk terus maju walau pandemi menghadang, kita masih bisa bergerak dan maju selama kaki masih di atas bumi ini. Harapan kesejahteraan ke depan yang baik itu lebih penting saat ini karena semua masih sama, air masih terus mengalir dari hulu ke hilir, rantai makanan masih berjalan sama semestinya. 

Pemikiran kita sangatlah penting karena itu akan membuat hari ini lebih mudah untuk dijalani. Jadi bagi kita pikirkanlah ke depan yang baik agar kesehatan tubuh dan pikiran kita bisa mengalahkan pandemi ini. Jika kita percaya bahwa hari esok akan lebih baik, kita dapat menguasai hari ini. (Thich Nhat Hanh).

Jangan berkeyakinan kita bahwa masalah akan hilang dengan sendirinya, justru dengan kita tetap menjaga kesehatan kita bisa melawannya. Ekonomi dan kesehatan tidak bisa dipisahkan, bahkan masa pandemi orang sudah lebih memikirkan ekonomi dibandingkan kesehatan, itu bisa menjadi kekhawatiran generasi untuk membangun bangsa ini agar tidak runtuh. 

Buatlah suatu berita yang baik dan aktual serta fakta kebenaran dari pandemi Covid-19 sebanyak-banyaknya agar kita tidak dibodohi oleh media yang fana ini. Kita mengetahui penyebaran virus tidak begitu hebat lagi dan bahkan tidak ada lagi penyebaran di sekeliling kita dengan kita melakukan physical distancing. 

Mungkin sebagian daerah kita sudah ditetapkan zona merah, hijau, hitam, dll. Kalau kita menjaga kesehatan dan tidak mencari kesalahan yang menimbulkan kehancuran bagi bangsa maka kita bisa mengatasi segala macam zona dan bisa melakukan sesuatu dengan membantu orang lain yang kesulitan. 

Tetapi jika kita mendengarkan berita saat ini tentang secon wive (Gelombang Baru) dimana kasus-kasus baru mulai berdatangan seperti Covid-19, tapi ini kasus barunya para korban bisa terjangkit suatu penyakit walaupun tidak merasakan apapun. Maka jika kita mendengarkan berita yang salah dan kita hanya telan mentah-mentah saja segala informasi dan tidak melakukan sesuatu maka kehancuranlah yang akan terjadi .

Apalagi informasi tentang dibuatnya herd imunity, jika itu tidak dapat menjadi kekebalan tubuh secara alami maka harus dengan membuat vaksin kekebalan. Untuk itu kita harus selalu belajar hidup sehat jangan terlalu mengikuti arus yang bahkan kita tidak mempercayai, jika zona merah yang diterapkan di suatu daerah tetapi sebenarnya cuma satu (1) orang saja yang positif corona kok bisa zona merah? Maka disinilah pikiran logika kita main, maka jagalah pikiran kalian terhadap kabar berita pandemi ini. Dan jangan terlalu takut terhadap false media atau media bohong, lebih baik kita mengikuti media yang baik. Juga perlunya kita menjaga kesehatan agar kita selalu sehat, baik dalam kesehatan uang, makanan, dan tubuh. Sehingga kita semua mampu menjadikan masa ini menjadi pelajaran yang baik dan selalu mengikuti informasi yang benar bukan dari false media.  JAGALAH PIKIRAN KITA TETAP BERSIH!!!!

Penulis: Muhammad Iktiar Riva (Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry)
Komentar

Tampilkan

Terkini