-->

Iklan

Bupati Abdya: Selamat Tinggal Gedung PKS

21 Juli, 2020, 10.53 WIB Last Updated 2020-07-21T04:05:18Z
LINTAS ATJEH ABDYA - Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim mengatakan selamat tinggal gedung PKS, pabrik kelapa sawit yang terletak di Kecamatan Babahrot sudah lama makrak akibat status aset tidak kunjung diserahkan Provinsi ke Kabupaten Abdya.

Kekesalan tersebut ditumpahkan Akmal saat sidang Paripurna dalam pidato Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBK tahun 2019 di ruang utama gedung DPRK setempat, Senin (20/07/2020).

Menurut Akmal, akibat terbengkalai cukup lama gedung PKS tersebut dibiarkan begitu saja, usaha untuk pengalihan aset dari Pemerintah Aceh kepada Kabupaten Abdya juga tidak kunjung turun, malah Dinas Pertanian dan Badan Keuangan Provinsi Aceh telah membentuk tim dan kedua dinas tersebut setuju bahkan sudah merekomendasikan agar Gubernur Aceh menyerahkan gedung PKS ke Abdya.

"Proses itu sudah dua tahun sudah selesai semua," jelas Akmal.

Namun, lanjut Bupati, sesuai prosedur dan aturan Gubernur Aceh selanjutnya mengirim surat ke Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk meminta rekomendasi Dewan, alih-alih mendapat rekomendasi malah  upaya ini sudah dua tahun tertahan di DPRA.

Pada kesempatan itu, Akmal juga menyebutkan, sebagai Bupati dirinya perlu mencari solusi lain untuk membantu petani sawit di Kabupaten Aceh Barat Daya. Oleh karena itu Ia berjanji dalam waktu dekat akan terbangun PKS di Abdya, walau bukan milik pemerintah yang bisa menjamin harga TBS tetap stabil.

"Jika PKS ini terbangun paling tidak dapat membantu meringankan beban petani sawit kita," ujarnya.

Sambungnya lagi, pembangunan Pabrik PKS baru tersebut akan terbangun dan beroperasi di Kabupaten Aceh Barat Daya, jika rekomendasi pengalihan aset PKS dari DPRA tidak kunjung turun.

"Kita akan kerjakan apa yang seharusnya dikerjakan untuk kepentingan masyarakat, hambatan sudah pasti ada daripada menunggu dan menunggu, saya pastikan PKS baru akan beroperasi akhir tahun depan di Abdya," demikian ungkap Akmal.[Adi S]
Komentar

Tampilkan

Terkini