-->

Iklan

Puskesmas Bendahara Gelar Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi

12 Februari, 2021, 03.44 WIB Last Updated 2021-02-12T04:36:14Z

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Puskesmas Bendahara bekerja sama dengan Pemerintah Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang menggelar kegiatan Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi, Kamis (11/02/2021).


Acara rembuk ini dihadiri oleh berbagai lintas sektor yang ada di wilayah Kecamatan Bendahara dan lintas program Puskesmas Bendahara.

Kegiatan yang berlangsung di Meunasah Desa Matang Tepah tersebut dibuka oleh Camat Bendahara Fakhrurrazi, S. STP,  yang diwakili oleh Kasi Kesra, Sri Muliani, S.Pd.I.

Pada kesempatan itu, Kasi Kesra mengatakan, masalah stunting merupakan salah satu program yang diprioritaskan oleh pemerintah, jadi dengan adanya kegiatan rembuk stunting ini diharapkan dapat menurunkan kasus stunting, khususnya di wilayah  Kecamatan Bendahara.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Bendahara drg. Didi Junaidi, M.Kes, yang diwakili Kasubbag TU Irma Sari dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan rembuk stunting ini bertujuan untuk membangun komitmen dalam upaya penurunan stunting secara terintegrasi.
Irma menerangkan bahwa saat ini ada sejumlah 102 balita di Desa Matang Tepah, dan dari jumlah tersebut, 13 balita mengalami stunting. Oleh karenanya, Ia berharap semoga adanya komitmen dari semua pihak agar bekerjasama untuk penurunan stunting. 

"Melalui rembuk ini diharapkan kepada semua pihak untuk dapat melakukan intervensi dalam  pencegahan dan penanganan stunting karena stunting disebabkan faktor multidimensi sehingga memerlukan penanganan dari multisektor," demikian disampaikan Kasubbag TU Puskesmas Bendahara, Irma Sari.

Sementara itu, Datok Penghulu Desa Matang Tepah, Ishak menyampaikan, terkait masalah stunting, pihaknya tidak akan mampu mengatasi sendiri dan memohon kerja sama dari semua pihak.

"Kami mohon kerja sama dari semua pihak untuk mengatasi masalah stunting di Desa Matang Tepah karena kami tidak akan dapat menyelesaikan sendiri," ungkap Datok Ishak.
Melalui kegiatan rembuk tersebut menyepakati komitmen bersama untuk dimuat dalam Rencana Kegiatan Kerja Desa Matang Tepah Tahun 2021, yaitu sebagai berikut:

1. Pembentukan dan pelaksanaan RGG (Rumah Gizi Gampong);
2. Penguatan Posyandu;
3. Memastikan setiap remaja putri dan ibu      hamil meminum Tablet Tambah Darah (TTD);
4. Setiap penduduk mempunyai identitas, KK, KTP, Kartu BPJS;
5. Meningkatkan sosialisasi penyuluhan pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil dan remaja putri oleh tenaga kesehatan;
6. Semua calon pengantin harus diperiksa            kesehatannya sebelum menikah;
7. PLKB mempunyai KKA (Kartu Kembang Anak), kartu untuk memantau gerak motorik anak;
8. Pembentukan Kelompok Wanita Tani di Desa Matang Tepah;
9. Kecamatan menguatkan pembinaan                  intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif dalam pencegahan stunting, lalu yang    terakhir ;
10.Kebersihan lingkungan (gotong royong)          masyarakat.

Adapun narasumber pada kegiatan rembuk tersebut berasal dari Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, yakni Kabid Kesmas dr.Tsuaibatul Islamiyah, dan Pengelola Gizi Wan Indah Kumala, SKM.[*/Red]


Komentar

Tampilkan

Terkini