-->

Iklan

Putra Aceh Selatan Nurdin Sawang Ba'u Rilis Single Perdana 'Dara Kota Naga'

30 Maret, 2021, 08.53 WIB Last Updated 2021-03-30T01:53:34Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Nurdin Sawang Bau', sosok artis lokal berasal dari Sawang Bau' Kecamatan Sawang, Aceh Selatan, baru saja merilis single perdana dengan judul "Dara Kota Naga".

Nurdin Sawang demikian pria ini akrab disapa adalah sosok yang sehari-sehari bekerja sebagai wiraswasta, dan juga berdagang. Namun di balik kesederhanaannya ini mempunyai bakat terpendam sehingga mencoba terjun ke dunia tarik suara, dan menciptakan lagu.

Mencermati kiprah Nurdin Sawang di dunia tarik suara, Pegiat Sosial dan Jubir KPA Provisi Aceh, Refan Kumbara  merasa terpanggil jiwanya sebagai putra daerah mengajak semua lapisan masyarakat pengguna sosial media untuk menonton youtubenya.

"Ayok like dan juga subscribe di akun youtubenya. Dengan banyak yang menonton, tentu akan semakin viral dan beliau juga akan dikenal publik dari berbagai lapisan masyarakat," pinta Refan. 

Refan Kumbara merasa terharu dengan sosok Nurdin HR, penyanyi lokal asal daerah Sawang Ba'u Kecamatan Sawang ini yang punya bakat terpendam dan sudah mampu melahirkan karya-karya besar.

"Dengan skill yang dimiliki dalam dunia seni tarik suara tentu ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, khususnya masyarakat Aceh Selatan," ucapnya. 

Refan Kumbara menaruh harapan kepada pemerintah daerah untuk mendukung putra daerah tersebut dalam melanjutkan karya-karya nyata dengan segala keterbatasannya. "Mungkin dengan keterbatasan yang dimiliki Nurdin AR, semoga pemerintah daerah bisa mendukung dalam mengembangkan karya seni untuk membanggakan daerah Kabuoaten Aceh Selatan," harapnya. 
Untuk itu, Refan Kumbara berharap Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan dapat mendukung dan membantu sosok Nurdin AR yang suatu saat nanti akan menjadi aset daerah dalam dunia tarik suara.

"Kita sudah banyak kehilangan artis-artis lokal yang dulunya punya potensi. Sebut saja Syahlothan dengan single suara emas yang menjadi primadona Kabupaten Aceh Selatan pada era 80-an.  Dan kondisi saat ini, mungkin pemerintah luput dari perhatian, sehingga jarang sekali muncul artis lokal yang punya bakat terpendam di Aceh Selatan.

"Padahal banyak putra-putri Aceh Selatan yang punya bakat seni di dunia tarik suara.  Mungkin selama ini ada  keterbatasan sarana dan prasarana pendukung untuk berkarya lebih maksimal seperti artis -artis lokal lainnya di Aceh tentunya. Itu kita pahami, semoga kedepan pemerintah daerah bisa konsisten mendukung lahirnya artis-artis lokal," demikian tutup Refan kepada redaksi, Selasa (30/03/2021).[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini