-->

Iklan

Diduga Idap Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Tamiang Bunuh Ayahnya, Kemudian Gorok Leher Sendiri

07 Mei, 2021, 22.31 WIB Last Updated 2021-05-07T15:31:51Z

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Peristiwa pembunuhan dalam keluarga kembali terjadi dan menghebohkan warga di Kabupaten Aceh Tamiang. Kejadian kali ini berlokasi di Dusun Paya Batu, Desa Tanjung Mancang, Kejuruan Muda. 


Dikabarkan, Jumat (07/05/2021) sekitar pukul 12.40 WIB, T.M. Agusti (24) tega membacok ayah kandungnya sendiri, T. Muliamin (44) secara brutal hingga mengalami luka serius, dan kemudian langsung mengarahkan mata parang ke lehernya sendiri.

Akibatnya Muliamin dilarikan ke RSUD Aceh Tamiang. dengan kondisi luka bacok di bagian kepala belakang dan luka koyak di leher. Begitu juga dengan pelaku yang diduga berupaya melakukan percobaan bunuh diri.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kapolsek Kejuruan Muda Ipda Yose Rizaldi mengungkapkan, penganiayaan ini terjadi di kamar tidur korban dan diketahui oleh anak korban yang lainnya.

Kapolsek menjelaskan, kekerasan ini dilakukan pelaku dengan membacok kepala dan leher korban dengan menggunakan parang.
Lanjutnya lagi, saat kejadian, anak korban yang lainnya, yang juga adik pelaku mendengar keributan di dalam kamar korban. Ketika dicek, ternyata korban sudah berlumuran darah.

Usai melihat ayahnya terkapar berlumuran darah, T.M. Agusti langsung mengarahkan mata parang ke lehernya.

"Pelaku terindikasi menggorok lehernya sendiri sebagai upaya percobaan bunuh diri," kata Yose.

Diterangkan oleh Kapolsek Yose, polisi masih mendalami penyebab pelaku nekat melakukan kekejian itu. Namun kuat dugaan, insiden berdarah ini berkaitan erat dengan kondisi pelaku kejiwaan pelaku yang terganggu.

Yose mengungkapkan dari keterangan saksi, pelaku diketahui mengalami gangguan jiwa yang disebabkan kecanduan narkoba.


Penyakit kejiwaan ini disimpulkan lumayan parah, karena pelaku pernah dirawat di RSUZA Banda Aceh.

“Kemungkinan gangguan kejiwaan yang terjadi pada pelaku disebabkan narkoba, sehingga tidak mempunyai kesadaran yang dapat menghilangkan nyawa orang lain,” kata Yose.

Akibat penganiayaan ini, Muliamin yang menjadi korban menderita luka serius akibat bacokan di bagian kepala belakang dan luka koyak di leher.

"Kondisi pelaku pun tidak kalah parah. Akibat ulahnya menggorok leher sendiri, pelaku mengalami luka parah di bagian leher dan kondisinya dinyatakan kritis," ungkap Kapolsek Kejuruan Muda Ipda Yose Rizaldi.

Info terbaru yang dihimpun LintasAtjeh.com, korban pembacokan di Tanjung Mancang, Kecamatan Kejuruan Muda, atas nama T. Muliamin (44) sempat dilakukan perawatan, namun sore tadi dikabarkan telah meninggal dunia.[*/Red]



Komentar

Tampilkan

Terkini