-->

Iklan

[Puisi]: Negeri Entahlah

19 Juni, 2021, 08.27 WIB Last Updated 2021-06-19T05:27:38Z

Negeri Entahlah 
Oleh: YS Sunaryo

Kita telah jauh lintasi orde-orde
Jadikan telanjang kaki ke sekolah
sebagai kenangan indah
Ketika kanak-kanakku teriak-teriak
minta uang saat melintas
pesawat terbang

Dan ketika ibu membagi-bagikan
nasi di atas piring sekali makan
namun anak-anak tidak kenyang
padahal beras tak pernah kurang

Sekarang pesawat berkeliaran
di atas kepala dan atap rumah
Kini aku tak lagi tengadah
Namun mengapa ada rasa
masa lalu yang belum berubah

Entahlah ...
Dulu demokrasi berkelahi 
Sekarang masih serang menyerang
Dulu para tokoh agama dipenjarakan
Kini banyak diseret ke pengadilan
Dulu kata-kata menikam berkuasa
dibungkam di balik terali besi
Sekarang besi itu terulang memukuli

Entahlah ... 
Raga-raga dibuat gagah
Sedang jiwa masih bergumul
dengan kemiskinan pemikiran
dan moralitas dimelaratkan
Biarkan ruh peradaban bernafas
di jantung silam yang berpenyakitan
Kelakuan-kelakuan kekeliruan
yang dulu dihujat
tak sedikit kini diam-diam ditiru
Bahkan dipanjat dan dijilat-jilat

Entahlah ...
Seolah kita tak punya
jutaan gedung sekolah
Kaum terdidik sembunyi
di megah Perguruan Tinggi
Reformasi berkeliaran berebut kursi
Lalu kau ciptakan tikaman baru
dengan celupan tinggi teknologi
Menjadi pengintai mati demokrasi
lebih kejam dari senjata dan sepatu laras
serdadu masa lalu

Komentar

Tampilkan

Terkini