-->

Ruang Pinere RSUD Aceh Tamiang Penuh, Sejumlah Pasien Covid-19 Dievakuasi ke GOR

12 Agustus, 2021, 00.47 WIB Last Updated 2021-08-11T17:47:30Z

Kadis Kesehatan Aceh Tamiang, Ibnu Azis, SKM (Foto: Ist)

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Kapasitas Ruang Pinere RSUD Aceh Tamiang sudah overload, akibatnya sejumlah pasien Covid-19 dievakuasi untuk menjalani Isolasi di Gedung Olahraga (GOR) kabupaten setempat, Rabu (11/08/2021) sore.

Sejumlah tenaga kesehatan yang sedang piket di GOR Kabupaten Aceh Tamiang ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, mereka sedang bertugas untuk memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19 yang akan dikirim dari RSUD Tamiang untuk menjalani isolasi di GOR.

"Kami mulai hari ini piket di GOR karena ada informasi bakal masuk pasien dari RSUD Tamiang untuk menjalani Isolasi di GOR," ungkap Kabid Pelayanan Medis, Drg Irma Ananda didampingi tenaga medis lainnya.

Menurut Drg. Irma Ananda, belum diketahui secara pasti jumlah pasien dari RSUD Aceh Tamiang yang akan dikirim ke GOR.

Sementara itu Kadis Kesehatan Aceh Tamiang, Ibnu Azis, SKM ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler, membenarkan ada pasien dari RSUD Tamiang yang akan dikirim untuk menjalani isolasi di GOR.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

"Ruang Pinere RSUD Tamiang sudah full kapasitas untuk 30 orang pasien, maka diperkirakan bakal ada sepuluh orang pasien yang gejala tidak begitu berat penyakitnya yang akan dikirim ke GOR untuk isolasi terkait pasien Covid-19," terang Azis.

Lanjutnya lagi, sebelumnya ada 18 warga dari Kecamatan Kejuruan Muda yang menjalani isolasi di GOR, dan sudah sembuh dan sudah pulang ke rumah masing-masing sejak Minggu (08/08/2021) kemarin.

"Hari ini bakal masuk lagi, diperkirakan sepuluh orang pasien yang dikirim dari RSUD Tamiang, namun belum diketahui secara pasti tentang data-data warga masuk hari ini karena pihak RSUD Aceh Tamiang sedang melakukan pendataan terhadap pasien yang akan dikirim ke GOR," sebut Azis.

"Kita menghimbau agar masyarakat Aceh Tamiang tetap melaksanakan prokes sebagai upaya pengendalian, pencegahan dan penanganan untuk memutuskan mata rantai Covid-19," tutupnya.[*/Red]

Komentar

Tampilkan

Terkini