-->

Laznas Yakesma Aceh dan Rumah Amal USK Jalin Kerjasama Program Pemberdayaan Usaha Mikro

12 Oktober, 2021, 13.13 WIB Last Updated 2021-10-12T06:13:51Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Lembaga Amil Zakat Nasional Yakesma Aceh dan Rumah Amal Mesjid Jamik Universitas Syiah Kuala melakukan penandatanganan nota kesepakatan kerjasama tentang Program Pemberdayaan Pelaku Usaha Mikro di Wilayah lingkungan Kampus Universitas Syiah Kuala. Penanda tanganan ini dilaksanakan di Kantor Rumah Amal, yang berlokasi di lantai 2 Mesjid Jamik USK, Jum’at (08/10/2021) lalu. 

Kepada media ini, Fakhrurrazi, S.T, selaku Kepala Cabang Laznas Yakesma Aceh mengatakan, program ini lahir atas keprihatinan kami melihat kondisi perekonomian masyarakat yang begitu menyedihkan selama pandemi ini masih berlangsung di Aceh. 

"Kami turun langsung ke lapangan mendengarkan keluhan beberapa pelaku usaha mikro yang mengatakan bahwa usaha mereka harus tutup karena sepi pembeli. Ada juga yang kehabisan modal dan ada juga memohon untuk diberikan modal agar mereka bisa kembali menjalankan usahannya," kata Fakhrurrazi, Senin (12/10/2021).

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Oleh karena itu, lanjut dia, kami mencoba menjalin silaturrahim bersama Rumah Amal USK untuk membantu para pelaku usaha miko yang terdampak ini.

"Selain bantuan modal usaha, Laznas Yakesma Aceh juga menawarkan adanya bimbingan yang diberikan selama beberapa bulan untuk mengatasi terjadinya kegagalan dalam menjalankan usahanya," jelas Fakhrurrazi.

Direktur Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala, Dr. rer. pol. Heru Fahlevi, M.Sc, mengungkapkan kekhawatirannya dengan kondisi perekonomian masyarakat saat ini, terutama para pelaku usaha mikro yang harus kehilangan mata pencahariannya selama pandemi ini. 

"Kita bisa melihat sendiri selama para mahasiswa USK harus kuliah online. Maka semua kantin harus tutup, warung nasi, foto copy dan usaha lainnya juga ikut terancam karena di kampus tidak ada mahasiswa," bebernya. 

Heru menambahkan, saya rasa program ini sangat membantu untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh para pelaku usaha mikro saat ini. Oleh karena itu kami menjalin kerja sama dengan Laznas Yakesma Aceh, karena kami menganggap Yakesma sudah sering melaksanakan program pemberdayaan untuk para pelaku usaha Mikro sampai mereka mandiri dan bahkan sampai mampu membayar zakat karena keberhasilan usahanya.

"Untuk pelaku usaha mikro yang akan mendapatkan bantuan modal usaha dan bimbingan, akan diverifikasi langsung oleh yakesma sesuai dengan kriteria penerima bantuan zakat. Semoga kerjasama yang baik ini akan terus terjalin untuk membantu pemerintah dalam mensejahterakan Masyarakat di Aceh," tandas Dr. Heru yang juga merupakan dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah ini.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini