-->

PB HMI Luncurkan Grand Launching DutaSiber

20 Oktober, 2021, 03.23 WIB Last Updated 2021-10-19T20:23:37Z
LINTAS ATJEH | JAKARTA - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) Bidang Infokom, Bidang PTKP dan Bidang Pemberdayaan Ummat menggelar kegiatan GrandLauching DutaSiber, Selasa (19/10/2021), di Aula Perpusnas RI.

Kegiatan tersebut diinisiasikan sebagai bentuk dalam menanggapi berbagai macam ancaman terhadap disintegrasi bangsa yang diakibatkan oleh rendahnya literasi digital masyarakat. DutaSiber adalah program yang dirancang oleh Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) dengan inisiatif dari kolaborasi tiga bidang Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) diantaranya Bidang Informasi dan Komunikasi, Bidang PTKP dan Bidang PU PB HMI untuk mendorong terwujudnya program DutaSiber sebagai jawaban dari beberapa persoalan bangsa Indonesia di era 4.0 saat ini.

Di sela-sela kegiatan grandlaunching berlangsung, juga dilakukan  penandatanganan Dukungan Deklarasi DutaSiber yang didukung oleh pihak Mabes Polri, PT. Telkom, PB-HMI, serta beberapa instansi terkait lainnya yang berhadir dalam memberikan sarasehan kepada peserta dari berbagai provinsi dan kapupaten/kota se-Indonesia melalui virtual zoom meeting.

Dari kolaborasi tiga bidang tersebut diantaranya, bidang informasi dan komunikasi (Infokom), bidang pemberdayaan umat (PU), dan bidang perguruan tinggi, kemahasiswaan dan kepemudaan (PTKP) murni atas dasar keresahan PB HMI yang dihimpun oleh segenap kader muda intelektual mahasiswa di berbagai kampus se-Indonesia terhadap kondisi masyarakat Indonesia yang masih kurang memanfaatkan peluang digitalisasi sebagai sesuatu yang dapat meningkatkan produktifitas melalui ekonomi kreatif digital.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Selain itu, program ini juga dibuat untuk menjadikan masyarakat Indonesia melek digital. Sebab, masih banyak masyarakat kita yang mudah terprovokasi dengan informasi hoaks, ujaran kebencian serta terpapar radikalisme di media sosial.

Alasannya, mengingat Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan jumlah pengguna internet terbesar di dunia. Data terbaru dari Hootsuite menjelaskan bahwa pengguna internet di Indonesia telah mencapai 202,6 juta jiwa pada awal tahun  2021, meningkat 15,5 persen jika dibandingkan dengan januari tahun 2020 lalu. Saat ini total jumlah penduduk Indonesia sendiri adalah 274,9 juta jiwa, yang berarti penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 73,7 persen dari total penduduk. 

Adapun aktivitas berinternet yang paling digemari oleh pengguna internet Indonesia adalah menggunakan media sosial. Saat ini, ada 170 juta jiwa orang Indonesia yang merupakan pengguna aktif media sosial dengan rata-rata menghabiskan waktu 3 jam 14 menit di platform media sosial.

"Program DutaSiber ini adalah bentuk komitmen PB HMI untuk penguatan literasi masyakarat. Kita tidak ingin, bangsa ini terpecah-belah hanya karena masyarakat mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang banyak beredar di platform-platform digital. Oleh karena itu, literasi digital di tengah masyarakat dengan menggunakan berbagai pendekatan untuk menuntaskan berbagai isu terkait permasalahan digital. Dari sinilah terbentuk ide untuk membentuk sebuah gerakan literasi digital dengan nama DutaSiber," terang Firman Kurniawan Said, Kabid Infokom yang didampingi Akmal Fahmi dan Ali Zakiuddin selaku Ketua Bidang PTKP dan PU PB HMI.

Lanjut dia, program ini diharapkan mampu melahirkan komunitas yang dapat membangun SDM berbasis keterampilan digital yang ikut serta mengkampanyekan literasi digital, dan juga mampu menjadi sumber informasi dan mengedukasi masyarakat sampai lini terkecil.

"Pada tahap awal workshop akan dilaksanakan di 20 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia berdasarkan jumlah badan koordinasi yang dimiliki oleh HMI. Selanjutnya pasca kelas DutaSiber di masing-masing wilayah tersebut akan bergerak sesuai dengan rencana tindak lanjut (RTL) yang mereka tentukan. Menciptakan individu-individu yang memiliki pola pikir dan pandangan kritis dan kreatif di media digital," terangnya. 

Selain itu juga, kata Firman, setelah terbentuknya para duta di 20 titik Badan Koordinasi HMI sebagai hasil program ini yang nantinya berjalan, secara otomatis akan menggalakan literasi digital kepada masyarakat. Sasaran dari kegiatan yang nantinya akan dilakukan adalah pelajar dan mahasiswa yang merupakan populasi terbesar pengguna internet Indonesia.

Kemudian, sambung Firman,  adapun fokus dari DutaSiber ini menyangkut tiga hal utama diantaranya,  digital skills, digital culture, digital ethics. 

"Nah, nantinya ketiga hal tersebut yang kemudian akan menjadi bagian dari berbagai bentuk pengembangan dalam ruang aplikasi teruntuk para dutasiber menyangkut sosialisasi tentang digilearn, digitalks, ruangsadardigital.id, digital awards dan research literasi digital Indonesia," kata dia. 

"Semua hal telah kita persiapkan untuk program duta siber ini, Alhamdulillah program DutaSiber telah kita luncurkan hari ini, untuk kedepannya kita akan segera melanjutkan dengan kelas DutaSiber di 20 titik se-Indonesia," imbuhnya. 

Selanjutnya, kata Firman, target lokasi yang nantinya akan dilaksanakan tempat terselenggaranya Kelas Indonesia Sadar Digital diantaranya, Banda Aceh (Badko Aceh), Medan (Badko Sumut), Palembang (Badko Sumbagsel), Jambi (Badko Jambi), Pekanbaru (Badko Riau-Kepri), Padang (Badko Sumbar), Mataram (Badko Bali-Nusra), dan Samarinda (Badko Kaltimtara).

"Kemudian Pontianak (Badko Kalbar), Banjarmasin (Badko KalselTeng), Gorontalo (Badko SulutGo), Palu (Badko Sulteng), Kendari (Badko Sultra), Makassar (Badko Sulselbar), Ambon (Badko Malmalut), Jayapura (Badko Papua-Papua Barat)," pungkas Firman Kurniawan Said, Kabid Infokom PB HMI.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini