-->




 


Cemen! Setelah Dugaan Praktik KKN Terkuak ke Publik, Anggota DPRK Atam 'Purwati' Terindikasi Takut Baca WA Wartawan

15 November, 2021, 08.48 WIB Last Updated 2021-11-15T02:49:25Z

Anggota DPRK Aceh Tamiang Purwati (Foto: Dok Humas)

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Setelah berita tentang seluruh kegiatan pokirnya (berjumlah 13 kegiatan) yang bernilai Rp. 1 Miliar, hanya dikerjakan oleh 2 (dua) kerabatnya yang berinisial AZ (oknum mukim) dan M terkuak ke publik, pada Kamis (11/11/2021) kemarin, anggota DPRK Aceh Tamiang Dapil I, bernama Purwati tidak lagi membuka pesan WhatsApp (WA) yang dikirim oleh wartawan LintasAtjeh.com.

Terakhir kali Purwati membaca pesan WhatsApp (WA) yang dikirim wartawan LintasAtjeh.com, yaitu saat dikirim link berita yang berjudul, 13 Kegiatan Pokir Anggota DPRK Tamiang 'Berinisial P' Dikerjakan oleh 2 Kerabatnya, LAKI: Diduga Adanya Praktik KKN, pada Kamis (11/11/2021) sekira pukul 21.26 WIB kemarin.

Untuk diketahui, setelah itu, seluruh pesan masuk dari wartawan LintasAtjeh.com, tidak dibaca lagi oleh anggota DPRK Aceh Tamiang yang dikabarkan telah berstatus sebagai isteri ke-2 (dua) dari seorang anggota DPRK Kota Langsa, berinisial DS.

"Selaku pejabat publik, seharusnya Purwati tidak perlu takut atau alergi terhadap wartawan yang ingin melakukan konfirmasi atau meliput berita," kata Ketua DPC LAKI, yang juga menjabat Sekretaris Persatuan Pewarta warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Aceh Tamiang, Syahri El Nasir, S.Kom, Senin (15/11/2021) pagi.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Menurut Nasir, seorang wartawan berkewajiban mengkonfirmasi narasumber, agar sifat cover both side itu berjalan. Wartawan bekerja sesuai amanat yang diatur oleh UU Pers Nomor: 40 Tahun 1999 dan patuh kepada Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

"Terkesan sangatlah cemen bagi seorang anggota dewan bila tidak memahami tentang cara kerja wartawan. Oleh karenanya, diharapkan semoga Purwati banyak belajar ilmu komunikasi publik agar tidak terindikasi sebagai anggota dewan karbitan," ungkap Nasir.

"Aneh, menjadi pejabat publik doyan, tapi berkomunikasi dengan wartawan selaku mata dan telinga publik terkesan tidak pintar," tutup Nasir sembari tertawa.

Sementara itu, anggota DPRK Aceh Tamiang Purwati, saat dikonfirmasi LintasAtjeh.com, melalui pesan WhatsApp (WA), sampai berita ini ditayangkan belum juga membuka WA-nya.[ZF]

Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+