-->




 


FPMPA Dukung Satgas Polda Aceh Terkait Penertiban Minyak Subsidi Secara Tuntas

20 April, 2022, 08.26 WIB Last Updated 2022-04-20T01:26:46Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH -  Ketua umum Forum Paguyuban Mahasiswa Pemuda se-Aceh (FPMPA) mengatakan langkah Polda Aceh membongkar keberadaan sejumlah mafia BBM  illegal yang selama ini cukup meresahkan masyarakat sudah benar.

“Kami menilai keberadaan para mafia minyak itu nyata adanya namun memang sulit diungkap. Untuk itu komitmen dan keseriusan Polda guna membongkar dan menjerat para sindikat mafia migas harus kita dukung agar dapat dilakukan secara tuntas. Sehingga tidak hanya sebatas pada tataran yang menjual BBM Subsidi dengan menggunakan jerigen tapi juga pada tataran kelas elit yang bisa jadi menjual BBM subsidi dalam kapasitas besar kepada perusahaan negara (BUM hingga perusahaan swasta," ungkap Ketua Umum FPMPA, Muhammad Jasdi kepada media, Rabu dini hari (20/04/2021).

"Ini semua harus dibongkar dan ditindak tanpa pandang bulu, insya Allah akan menghadirkan apresiasi dari masyarakat," imbuhnya. 

Sejauh ini, kata pria yang akrab disapa Jhon Jasdi itu, penindakan dilakukan secara masif agar selesai dengan cepat.

Secara berturut-turut, polisi telah mulai membongkar dan menggerebek aktivitas ilegal tersebut di sejumlah wilayah di Aceh.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

“Harapan kita semua, BBM bersubsidi di Aceh dapat terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran. Insyaallah dapat terwujud,” ujar Jhon Jasdi..

Jhon juga menyebutkan, sejauh ini masyarakat terus diarahkan menggunakan BBM non subsidi, padahal pasokan BBM subsidi dari negara tersedia buat masyarakat menengah ke bawah. 

"Tentunya jadi pertanyaan, BBM subsidi yang dipasok itu dikemanakan? Hal ini lah yang mesti terus dibkngkar dan ditindak hingga keakar-akarnya, karena sangat merugikan masyarakat," tegasnya.

Jhon Jasdy meyakini Polda Aceh tak hanya mampu mengungkap permainan BBM subsidi ditataran bawah, namun juga sangat diharapkan agar sampai ke dedengkot-dedengkotnya terungkap. 

"Industri, BUMN dan perusahaan-perusahaan swasta jelas-jelas dilarang gunakan yang subsidi, makanya langkah berikutnya Polda Aceh insya Allah kita yakini berani menindak semua sindikat mafia migas ini sebagaimana yang diamanahkan presiden dan Kapolri," pungkasnya.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+