-->

Distanbunak Aceh Tamiang Mulai Lakukan Penandaan Terhadap Sapi

10 Januari, 2023, 07.21 WIB Last Updated 2023-01-10T00:22:05Z

Sapi di Aceh Tamiang yang telah diberi ear tag

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh Tamiang mulai melakukan ear tag atau penandaan terhadap sapi. Eat tag dipasang di bagian telinga sapi. 

Selain sebagai identitas kepemilikan sapi, ear tag berfungsi untuk pendataan pemberian asupan gizi dan vaksinasi.

Kadistanbunak Aceh Tamiang, Safuan, melalui Kabid Peternakan, Muhammad Yunus mengatakan, penandaan ear tag ini sudah mulai dilakukan sejak Oktober 2022. 

Ear tag tersebut dilengkapi kode batang (barcode) yang merinci nama pemilik, usia sapi hingga riwayat vaksin yang telah diberikan.

"Ear tag ini untuk semua sapi, artinya sapi yang baru lahir juga akan diberi ear tag,” kata Safuan melalui Kepala Bidang Peternakan, Muhammad Yunus, Senin (09/01/2023).

Melalui ear tag ini, pemerintah nantinya mudah mengklasifikasi bantuan untuk peternak.

Saat ini bantuan yang sedang diintensifkan berupa vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK).

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

"Datanya terekam di dalam barcode, sehingga pemberian vitamin dan vaksinasi akan lebih tepat sasaran," sambung Yunus.

Diakuinya saat ini realisasi pemasangan ear tag masih sangat rendah.

Dari total populasi 44.315 ekor sapi, sejauh ini baru 321 ekor yang terpasang ear tag.

Disampaikan oleh Yunus, umumnya peternak menolak sapinya diberi ear tag karena berdampak pada harga jual hewan kurban.

"Sebagian beranggapan ear tag ini membuat sapi cacat, ini berdampak pada harga jual, khususnya di lebaran Idul Adha," ujar Yunus.

Lanjutnya lagi, situasi ini akan dilaporkan kepada Kadistanbunak Aceh Tamiang, Safuan agar mendapat solusi.

"Kami sudah berencana duduk dengan MPU untuk membahas persoalan ini. Intinya program ear tag ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak," tutup Yunus mengakhiri.[ZF]

Komentar

Tampilkan

Terkini