-->

Dampak Konstribusi Pemilu 2024 Terhadap Ekonomi Masyarakat

23 April, 2023, 02.01 WIB Last Updated 2023-04-22T19:01:26Z
MENURUT Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 pasal 1 ayat (1) pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Secara umum  Pemilu adalah sebagai sarana yang penting dalam kehidupan suatu negara yang menganut azas Demokrasi dan memberi kesempatan berpartisipasi politik bagi warga negara untuk memilih wakil-wakilnya yang akan menyuarakan dan menyalurkan aspirasi mereka. 

Pemilu dapat didefinisikan salah satu acara rutin yang diselenggarakan didunia ini, termasuk negara kita sendiri yaitu negara Indonesia. Pemilihan Umum atau yang kerap disebut dengan PEMILU akan menjadi salah satu momen yang paling penting bagi negara-negara Demokratis di seluruh dunia. Di Indonesia, Pemilu 2024 akan menjadi momen yang sangat penting bagi Demokrasi dan juga pergerakan ekonomi di masyarakat. Pemilu juga akan memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan eknomi di dalam negeri.

Pemerintah menganggarkan Rp 76 triliun untuk pelaksanaan Pemilu 2024. Anggaran di alokasikan selama tiga tahun untuk KPU RI, yakni 2022 sekitar Rp 8 triliun, 2023 Rp 23,8 triliun, dan 2024 Rp 44,7 triliun. Sementara untuk Bawaslu sebesar Rp 33,8 triliun. Belanja barang dan modal pemerintah dalam pelaksanaan Pemilu 2024 sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi  yang dapat meningkatkan produktivitas dan kapasitas ekonomi negara.

Penjualan UMKM Diprediksi Melesat Jelang Pemilu 2024

Dilansir dari CNBC Indonesia, PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk merilis riset indeks bisnis yang menunjukkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meyakini penjualan akan melonjak menjelang pemilu 2024. Direktur Utama BRI Sunarso memaparkan hasil survei ini sejalan dan konsisten dengan model ekonometrika dampak agenda pemilihan umum (Pemilu) 2024 terhadap perekonomian Indonesia. 

Peningkatan penjualan ini juga sudah terjadi di masa-masa Pemilu sebelumnya. Namun, Momentum Pemilu 2024 dinilai akan menjadi salah satu pendorong membaiknya kondisi bisnis UMKM. Sebagian besar pengeluaran para peserta pemilu juga dihabiskan untuk biaya kampanye yang meliputi biaya pengadaan alat-alat kampanye dan publikasi umum. Para peserta Pemilu akan mengeluarkan banyak biaya tersebut perlu disikapi dengan positif.

Saat menjelang berlangsungnya Pemilu akan ada perputaran ekonomi dari berbagai sektor, seperti percetakan spanduk, kaos, konsumsi, alat tulis kantor, catering, dan keperluan kampanye lainnya. Di lain sisi, dalam menghadapi lonjakan penjualan jelang Pemilu perlu ditingkatkan kesiapan menyambut peluang ini. Agar periode ini tidak terlewat begitu saja persiapan harus sedini mungkin guna mampu memberikan keuntungan positif.

Dengan iming-iming jumlah pesanan yang besar UMKM tidak boleh menyepelekan cara, sistem, maupun waktu pembayaran. Apalagi jika pelaku UMKM berpatisipasi dalam pelaksanaan Pemilu. Hal seperti itu perlu menjadi perhatian saat terjadi lonjakan penjualan menjelang Pemilu. Jangan sampai hanya mengejar omzet tanpa menghitungkan profit.

Adapun dampak lainnya yang diharapkan dari Pemilu 2024 terhadap ekonomi masyarakat Indonesia, yaitu:

1. Investasi
Pada kampanye Pemilu 2024 juga akan membawa dampak positif pada sektor investasi. Hal ini dikarenakan calon Presiden, Wakil Presiden, calon Anggota Legislatif, Partai Politik, dan para relawan-relawan akan membiayai kegiatan kampanye mereka yang memerlukan dana cukup besar. Hal ini akan menjadi peningkatan investasi pada sektor saham, perbankan, dan sektor keuangan lainnya.

2. Pajak
Pada kampanye Pemilu 2024 juga memberikan dampak positif pada penerimaan pajak negara. Karena dalam kegiatan kampanye pemerintah berpeluang mengumpulkan pajak  dari pelaku usaha dan masyarakat yang berpatisipasi dalam kegiatan kampanye ini. Hal ini juga dapat memberikan dampak pada penerimaan pajak negara yang diharapkan dapat membantu pemerintah dalam membiayai program-program dan pembangunan.

Dari hal ini kita dapat menilai , bahwa Pemilu 2024 tidak lepas juga dari aktivitas ataupun kegiatan ekonomi politik. Pada kampanye Pemilu yang akan datang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat dari berbagai sektor. 

Penulis: Zul Fikri (Mahasiswa Ilmu Politik, Universitas Syia Kuala)
Komentar

Tampilkan

Terkini