-->








Ledakan Gudang Amunisi di Ciangsana, TNI Imbau Warga Menjauh jika Temukan Benda Berbahaya

30 Maret, 2024, 22.05 WIB Last Updated 2024-03-30T15:05:57Z


LINTAS ATJEH | JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengimbau agar masyarakat segera menjauh jika menemukan benda berbahaya yang terpental akibat ledakan gudang amunisi yang terbakar di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/3/2024). 


Kristomei mengatakan, imbauan tersebut sangat ditekankan agar tidak terjadi hal yang diinginkan terjadi. Sebab benda yang terpental dari gudang amunisi bisa jadi adalah bahan peledak atau amunisi yang berbahaya.


"Kami memberikan penekanan kepada masyarakat apabila menemukan benda-benda yang terbang dari gudang amunisi, untuk tidak memegang tidak mendekat, kalau bisa menjauh dan laporkan kepada kita agar tim dari penanganan kebakaran bisa mengamankan benda-benda tersebut," katanya dalam wawancara Kompas TV.


Diketahui beberapa benda seperti granat dan benda lain tersebar hingga ke perumahan warga di sekitar kebakaran gudang amunisi. 


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Kristomei mengulangi imbauan tersebut agar warga yang menemukan bisa segera melapor kepada aparat setempat untuk segera ditindaklanjuti. 


"Jangan diutak-atik menjauh dan laporkan kepada aparat setempat biar nanti bisa ditangani. Mohon doa agar semua segera bisa ditangani," tuturnya.


Sebagai informasi, kebakaran di gudang amunisi milik Kodam Jaya yang terletak di Kampung Parung Pinang, Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor terjadi pukul 18.30 WIB. Saat ini, warga di sekitar lokasi sudah mulai dievakuasi ke tempat yang lebih aman. 


Sementara itu, pihak TNI AD juga belum dapat memastikan penyebab serta dampak dari kebakaran ini. 


"Kami mohon untuk bersabar, apa kerugian yang kita derita, kemudian apa penyebab kebakaran ini sampai saat ini belum bisa kita sampaikan dan masih akan kita teliti lebih lanjut," ujar Kristomei. [KOMPAS.com]

Komentar

Tampilkan

Terkini