"Penyaluran bantuan yang diangkut menggunakan helikopter dengan sistem air drop tersebut untuk menjangkau daerah terisolir akibat putusnya akses darat karena bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir tahun 2025 kemarin," ujar Sertu Dariono bersama Koptu Ismail saat ditemui sejumlah wartawan usai penyaluran bantuan dari BNPB itu.
Ia menjelaskan bahwa pengiriman bantuan melalui jalur udara menjadi satu-satunya pilihan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Desa Seneren menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
"Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus membantu warga bertahan hingga kondisi wilayah kembali normal dan akses darat dapat difungsikan kembali," jabarnya.
"Sebagai Babinsa, sudah menjadi tugas dan kewajiban kami untuk membantu masyarakat," imbuh Dariono.
Adapun bantuan logistik yang diterima warga Desa Seneren yaitu beras 22 goni dengan berat masing-masing 50 kilogram, handuk 10 kodi, mie instan 40 dus, air mineral 10 dus, biskuit 5 dus, sarden 5 kotak, sosis 10 kotak, susu 10 kotak, serta pakaian berupa satu bal gamis dan satu bal pakaian dewasa. [Is]
