-->

Menata Ulang Pembangunan Pascabanjir, Dua Gampong di Peusangan Gelar Musrembangdes

09 Januari, 2026, 11.36 WIB Last Updated 2026-01-09T04:36:59Z
LINTAS ATJEH | BIREUEN - Musrembangdes Pascabanjir Cot Bada Barong dan Cot Bada Tunong, Perkuat Arah Pembangunan dan Kesejahteraan Warga Gampong Cot Bada Barong dan Gampong Cot Bada Tunong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembangdes) pada Jumat, 09 Januari 2026. 

Kegiatan ini masing-masing berlangsung di Gedung Serbaguna gampong setempat masing-masing sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan desa pascabanjir.

Dalam Musrembangdes tersebut, masyarakat dan pemerintah gampong menyampaikan berbagai usulan prioritas, mulai dari pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur, normalisasi saluran air, hingga perbaikan fasilitas umum yang terdampak banjir. Selain sektor fisik, usulan juga mengemuka pada bidang sosial, budaya, olahraga, dan kepemudaan. Bidang kesejahteraan masyarakat, bidang kesehatan khususnya program pencegahan stunting dan penguatan ekonomi keluarga, turut menjadi perhatian utama dalam forum tersebut.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Pemerintah gampong menjelaskan bahwa sebagian usulan dapat diakomodir melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026, sementara usulan lainnya akan diusulkan melalui APBK Kabupaten Bireuen serta Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRK. Sinergi lintas sumber pendanaan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan secara bertahap dan berkelanjutan.

Musrembangdes ini dihadiri oleh Camat Peusangan Alfian, S.Sos, Kapolsek Peusangan AKP Abdullah, S.Sos, Danramil Peusangan Kapten Kav. Imron Suryadani, Keuchik Gampong Cot Bada Barong Zulyadi, Pj Keuchik Gampong Cot Bada Tunong Syahruddin, serta unsur perangkat gampong, tokoh masyarakat, dan tamu undangan dari kedua gampong.

Musrembangdes menjadi titik awal strategis bagi pembangunan gampong, tidak hanya dalam konteks pembangunan fisik, tetapi juga sebagai fondasi penyusunan data dan penguatan sumber daya manusia. Pascabanjir, forum ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa pembangunan harus berbasis kebutuhan riil masyarakat, terencana, dan berorientasi jangka panjang. Dengan partisipasi aktif warga serta dukungan penuh para pemangku kepentingan, diharapkan arah pembangunan gampong ke depan semakin tepat sasaran, mampu meningkatkan ketahanan sosial, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini