-->

Sociology Fair 3 USK 2025 Sukses Gelar Lomba Esai Nasional

21 Januari, 2026, 19.54 WIB Last Updated 2026-01-21T12:54:53Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Mahasiswa Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menyelenggarakan Lomba Esai Ilmiah Nasional dalam rangkaian kegiatan Sociology Fair #3 USK 2025. Kegiatan ini menjadi wadah kompetisi akademik sekaligus ruang ekspresi gagasan kritis mahasiswa dan generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, Rabu (21/01/2026), lomba esai ini mengusung tema 20 Tahun Samudra Damai: Meninjau Perdamaian Aceh dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan, yang bertujuan mendorong peserta untuk merefleksikan perjalanan perdamaian Aceh serta mengkaji kontribusinya terhadap pembangunan sosial yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan secara darin, mulai dari tahap pendaftaran, pengumpulan karya, hingga proses penilaian oleh dewan juri.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Peserta lomba berasal dari berbagai latar belakang perguruan tinggi dan wilayah di Indonesia, mencerminkan antusiasme nasional terhadap forum diskusi dan kompetisi ilmiah di bidang sosiologi. Karya-karya yang dikirimkan dinilai berdasarkan kesesuaian tema, orisinalitas gagasan, ketajaman analisis permasalahan sosial, serta sistematika dan kualitas penulisan ilmiah.

Panitia Sociology Fair #3 USK 2025 menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan literasi akademik, serta mendorong kepekaan sosial mahasiswa terhadap isu-isu sosial, perdamaian, dan pembangunan. Selain sebagai ajang kompetisi, lomba esai ini juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran dan pertukaran gagasan antarmahasiswa secara konstruktif.

Melalui penyelenggaraan Lomba Esai Ilmiah Nasional ini, Sociology Fair #3 USK 2025 diharapkan dapat terus menjadi agenda akademik tahunan yang berkontribusi dalam penguatan budaya ilmiah, kolaborasi intelektual, serta pengembangan ilmu sosiologi yang relevan dengan realitas sosial masyarakat Indonesia.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini