LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - SMA Negeri 9 Banda Aceh terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu lulusan dengan menghadirkan pembekalan khusus bagi siswa kelas akhir.
Kepala SMA Negeri 9 Banda Aceh, Zulfikar SE MSi kepada media ini, Sabtu (28/2/2026) menyampaikan, bahwa pihak sekolah mengundang Dr Fajran Zain seorang mantan aktivis mahasiswa dan akademisi sebagai pemateri untuk memberikan motivasi dan arahan menembus perguruan tinggi serta strategi memenangkan beasiswa.
Katanya, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Selain itu ungkapnya,, untuk memberikan arahan agar siswa memahami jalur penerimaan khususnya jalur prestasi dan talenta, serta mempersiapkan diri secara matang menghadapi seleksi nasional.
Zulfikar menegaskan, bahwa kualitas pendidikan dan kemapanan ekonomi menjadi dua faktor utama yang mampu mengubah masa depan generasi muda.
Menurutnya, pendidikan membentuk karakter dan perilaku, sementara stabilitas ekonomi akan meningkatkan kualitas hidup.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
"Karena itu, sekolah tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga membangun mentalitas dan visi jangka panjang siswa agar berani bermimpi besar," kata Zulfikar.
Ia berharap, melalui pembekalan langsung dari figur akademisi yang berpengalaman internasional ini siswa diharapkan akan mendapatkan inspirasi nyata.
Zulfikar menyampaikan, komitmennya dalam memajukan pendidikan sebelumnya juga terlihat saat memimpin SMA Negeri 15 Adhidarma.
Diceritakannya, semenjak saat awal kepemimpinannya sekolah tersebut minim peminat. Namun melalui strategi penguatan mutu dan manajemen sekolah, jumlah siswa meningkat signifikan dan citra sekolah semakin membaik.
"Sesi-sesi motivasional seperti ini sudah menjadi agenda tahunan di SMA Negeri 15 Adidharma dulunya," tandas Ketua PGRI Kota Banda Aceh ini.
Dikatakan Ketua MKKS SMA Kota Banda Aceh ini, pengalaman tersebut kini diterapkan di SMA Negeri 9 untuk memastikan kualitas lulusan terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Ia menuturkan, sejumlah siswa menyambut positif kegiatan ini. Aqayla, siswi kelas XII yang bercita-cita bekerja di Kejaksaan, mengaku pembekalan itu sangat memotivasi dirinya untuk terus belajar dan mengejar impian.
Dr Fajran Zain sebagai pemateri menekankan, bahwa pendidikan merupakan modal utama bagi generasi bangsa untuk maju dan berdaya saing, apalagi dengan banyaknya program beasiswa yang kini tersedia.

