LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan dan edukasi kesehatan gigi, tetapi juga menyalurkan donasi obat-obatan kepada Puskesmas di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Hal itu dilaukan sebagai bagian dari upaya pemulihan kesehatan masyarakat pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang bebetapa waktu lalu.
Ketua tim, drg Dian Samuel Hasudungan Sp Pros pada media ini, Senin (23/02/2026) ia bersama anggota tim Nadia Umi Maharani drg, Sp, KG, drg. R. Handi Bramanto, MH dan drg. Sheryn Marcha Ramaniarasari, M.Kes mengatakan, program ini bertajuk "Program Pemulihan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Pascabencana Banjir."
Dian menyebutkan, sasaran program ini mengambil lokasi di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang melalui edukasi PHBS dan layanan skrining sederhana.
Dian menjelaskan, selain fokus pada layanan kesehatan gigi dan mulut, tim juga menemukan sejumlah keluhan kesehatan umum yang cukup dominan di lapangan.
:Selama kegiatan, keluhan yang paling banyak kami temui adalah batuk, pilek, dan diare. Untuk kasus kesehatan gigi, yang paling sering adalah radang gusi dan gigi berlubang,” ungkapnya.
Kata Dian, berdasarkan temuan tersebut, tim PKM UNESA menyalurkan bantuan obat-obatan umum kepada Puskesmas di Kecamatan Kejuruan Muda.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LIMTASATJEH.COM
Dikatakannya, donasi tersebut meliputi obat batuk dan pilek, obat diare, antibiotik sesuai kebutuhan medis, serta obat pendukung untuk penanganan infeksi dan peradangan, termasuk yang berkaitan dengan gangguan kesehatan gigi dan mulut.
Menurut Dian, pemberian donasi obat dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama yang menjadi garda terdepan dalam penanganan dampak kesehatan pascabencana.
“Puskesmas memiliki peran sentral dalam memastikan layanan kesehatan tetap berjalan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat setelah banjir,” ucapnya.
Ia menambahkan, selain menyerahkan bantuan obat, tim juga tetap menjalankan kegiatan utama berupa edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta skrining kesehatan gigi sederhana bagi masyarakat dan anak-anak sekolah.
"Edukasi difokuskan pada pentingnya menjaga kebersihan diri, penggunaan air bersih, serta teknik menyikat gigi yang benar guna mencegah infeksi dan penyakit lebih lanjut," imbuhnya.
Dian menuturkan, melalui kegiatan ini, UNESA menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya melalui pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan gigi, tetapi juga melalui dukungan nyata terhadap kebutuhan kesehatan dasar masyarakat terdampak bencana.
Sementara itu, pihak Puskesmas Kecamatan Kejuruan Muda menyambut baik dukungan tersebut dan menyatakan bantuan obat-obatan sangat membantu dalam memperkuat stok layanan kesehatan pascabanjir.[*/Red]
