LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Peduli Bencana LPPM Universitas Negeri (Unesa) melaksanakan program peningkatan derajat kesehatan masyarakat terdampak bencana melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Aceh Tamiang beberapa hari lalu.
Ketua Tim PKM dari UNESA, dr Pascabencana di Aceh Tamiang Tauhid Rachman MOr kepada media ini Jum'at (13/02/2026) mengatakan, pada hari yang sama tim melaksanakan dua agenda utama, yaitu pelayanan kesehatan dan edukasi Perelaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Disebutkannya, kegiatan PHBS beralngsung di SD Negeri 2 Percontohan Kecamatan Karang Baru, serta penyaluran bantuan obat-obatan dan peralatan medis ke Puskesmas Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kata Dwi Ariawan, pelayanan kesehatan di SD Negeri 2 Percontohan difokuskan pada upaya pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana melalui pemeriksaan kesehatan dasar, pengukuran tekanan darah, konsultasi medis, serta pemberian obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan.
"Sebanyak 50 orang guru SD dan SMP hadir untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Selain itu, tim juga memberikan edukasi terkait pencegahan penyakit menular, pengelolaan penyakit kronis, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat," kata Dwi Ariawan.
Dikatakannya, berdasarkan hasil pemeriksaan, keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Diabetes Mellitus (DM).
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
Dwi Ariawan menjelaskan, tngginya kasus ISPA diduga berkaitan dengan paparan debu pascabencana, sementara kasus DM banyak ditemukan pada peserta dengan kadar gula darah yang belum terkontrol akibat keterbatasan akses layanan kesehatan selama masa pemulihan.
Ia menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat melakukan deteksi dini masalah kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat.
Ditekankannya, bahwa edukasi PHBS menjadi langkah penting untuk mencegah peningkatan penyakit pascabencana, terutama di lingkungan sekolah yang memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan sehat masyarakat.
Lebih lanjut Dwi Ariawan menjelaskan, usai menggelar layanan kesehatan, Tim PKM menyalurkan bantuan berupa obat-obatan dan peralatan medis kepada Puskesmas Kejuruan Muda sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana.
"Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan setempat dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal selama masa pemulihan," ujarnya.
Ia menambahkan, program PKM ini juga melibatkan anggota tim, yaitu dr Shod Abdurrachman Dzulkarnain, M.Biomed dan dr Aninda Perwira Bakti MKes yang turut memberikan pelayanan medis dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
"Masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap program pelayanan kesehatan dan dukungan fasilitas medis dari Tim PKM Peduli Bencana LPPM UNESA dapat terus berlanjut guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Aceh Tamiang secara berkelanjutan," imbuhnya.[*/Red[
