-->

DAS Krueng Peusangan Jadi Trending Topik Musrenbang Peusangan Selatan

02 Maret, 2026, 23.36 WIB Last Updated 2026-03-02T16:36:03Z
LINTAS ATJEH | BIREUEN - Penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan menjadi isu paling krusial dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, yang digelar Senin (02/03/2026), di Aula Kantor Camat setempat.

Musrenbang turut dihadiri Bupati Bireuen, Asisten I Pemkab Bireuen Mulyadi, S.E,M.M, Kepala Bappeda Dailami, S.Hut, M.Link, Ketua DPRK Bireuen, Kadid PK Bireuen Muslim, Kadis  Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen Anwar, S.Ag, M.AP, Plt. kadis Syariah Islam perwakilan Bireuen Azmi, S.Ag,  Forkopimda lainnya serta Forkopimcam setempat, Mukim dan para Keuchik serta Ibu PKK se-Kecamatan Peusangan Selatan, pendamping desa, serta pihak Puskesmas setempat.

Forum tersebut menetapkan prioritas pembangunan tahun 2026 sebagai dasar penyusunan RKPK Kabupaten Bireuen Tahun 2027, dengan fokus pada pemulihan infrastruktur pascabanjir, penguatan sosial budaya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan ekonomi daerah yang didukung pelayanan publik bermutu dan berwawasan lingkungan.

Camat Peusangan Selatan, Saifuddin, S.KM, M.Kes, melaporkan bahwa kerusakan sepanjang DAS Krueng Peusangan memerlukan penanganan serius. Erosi tebing sungai, pendangkalan, serta tumpukan kayu sisa banjir dinilai berisiko memicu bencana susulan. Selain itu, perbaikan jalan dan jembatan, terutama akses lintas gampong, menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kami berharap pemerintah kabupaten melalui dinas terkait dapat memprioritaskan penanganan DAS dan infrastruktur yang menyangkut keselamatan warga serta kelancaran aktivitas ekonomi pascabanjir,” ujarnya.

Musrenbang Kecamatan Peusangan Selatan dibuka okeh Bupati Bireuen, Mukhlis, dalam arahannya menegaskan bahwa Musrenbang harus menghasilkan program terukur, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pembangunan daerah ke depan harus adaptif terhadap bencana dan selaras dengan program nasional.

Menurutnya, selain infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, percepatan penanganan stunting menjadi prioritas strategis. “Penurunan stunting harus dilakukan terpadu melalui intervensi gizi, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, sanitasi, serta edukasi keluarga. "Ini investasi jangka panjang bagi kualitas generasi Bireuen,” tegasnya.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Bupati juga menekankan agar perangkingan usulan dilakukan secara objektif guna mendukung percepatan pengentasan kemiskinan dan pemulihan ekonomi. Sinkronisasi pendanaan dari Dana Desa, APBK, APBA hingga APBN dinilai penting agar pembangunan berjalan efektif dan berkesinambungan.

Selanjutnya Forum Diskusi Musrembang dipandu oleh kepala Bappeda Bireuen Dailami,  S.Hut, M.Link, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati dalam forum perencanaan tersebut sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat serta pemandu membuka berapa pertanyaan, usulan dan sanggahan kepada para pihak peserta.

Mukim Keudee Asan Peusangan Selatan Ishak  mengusulkan adanya mobil unit Pemadam kebakaran dan posnya di Peusangan Selatan untuk mempercepat penanganan jika musibah kebakaran sementara dari perwakilan keuchik menyampaikan ada Gampong yang sudah berlangsung kegiatan belajar mengajar Sekolah Taman Kanak-Kanak namun belum efektif baik SK Kepala dan gedung juga pendukung laiinya belum lengkap sementara undangan lain melaporkan DAS Krueng Peusangan harus segera ada penanganan yang tepat karena sepanjang DAS Peusangan erosi Sungai melebar dan dangkal serta masih banyak tumpukan kayu yang harus ada penanganan.

Ketua DPRK Bireuen mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah dalam penanganan bencana serta mendorong percepatan pembangunan jalan dan jembatan di wilayah tersebut juga berharap  dan mengawasi adanya peningkatan fasilitas pendidikan termasuk rehabilitasi gedung dan pengadaan bus sekolah, beasiswa santri berprestasi, serta perbaikan sarana ibadah dan fasilitas kesehatan.

Bupati juga menyampaikan bahwa bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah terdampak banjir berupa dana stimulus awal untuk kategori rumah hilang, rusak berat dan ringan akan diserahkan secara simbolis oleh pemerintah pusat pada Selasa (03/03/2026) sebelum buka Puasa bersama di Pendopo Bupati Bireuen.

Usai Musrenbang, Bupati bersama rombongan langsung meninjau kondisi Gampong Suak dan Krueng Beukah yang terdampak banjir Camat menyebutkan warga perwakilan penerima bantuan rehap rekon secara simbolis berasal dari Gampong Lueng Kuli, Krueng Beukah, dan Gampong Suak.

Melalui forum ini, Pemerintah Kecamatan Peusangan Selatan berharap penanganan DAS Krueng Peusangan dapat segera direalisasikan guna mencegah risiko banjir berulang, sekaligus mendorong pembangunan daerah yang lebih tangguh, sehat, dan berdaya saing.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini