LINTAS ATJEH | ACEH SELATAN - Ikatan Mahasiswa Pelajar Samadua (IMPS) secara resmi menetapkan Zikra Al-Farisy sebagai Ketua Umum terpilih melalui forum Musyawarah Besar organisasi yang berlangsung dengan demokratis, dan penuh semangat persaudaraan. Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang pergantian estafet kepemimpinan, tetapi juga momentum reflektif dalam meneguhkan arah perjuangan organisasi di tengah dinamika generasi muda dan tantangan zaman yang terus berkembang.
Musyawarah Besar Ikatan Mahasiswa Pelajar Samadua (IMPS) menjadi simbol hidupnya nilai-nilai demokrasi, intelektualitas, serta semangat kolektif dalam membangun organisasi yang lebih progresif dan berdaya guna. Seluruh proses persidangan berlangsung secara terbuka dan partisipatif dengan tetap menjunjung tinggi prinsip musyawarah mufakat, etika organisasi, serta komitmen terhadap persatuan kader.
Berdasarkan hasil pleno sidang, peserta forum secara penuh memberikan amanah kepada Zikra Al-Farisy untuk memimpin Ikatan Mahasiswa Pelajar Samadua (IMPS) pada periode kepengurusan selanjutnya. Kepercayaan tersebut menjadi representasi harapan besar seluruh kader terhadap lahirnya kepemimpinan yang mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kaderisasi, serta menjadikan organisasi lebih adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa dan masyarakat Samadua secara luas.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
Terpilihnya Zikra Al-Farisy juga dipandang sebagai bagian dari proses regenerasi yang tidak sekadar melahirkan pemimpin baru, melainkan menghadirkan semangat baru dalam membangun organisasi yang lebih solid, harmonis, dan visioner. Kepemimpinan yang lahir dari proses musyawarah ini diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan serta ruang pengabdian bagi generasi muda Samadua.
“Kemenangan ini bukanlah kemenangan individu, melainkan kemenangan seluruh kader dan keluarga besar IMPS. Musyawarah Besar ini harus menjadi titik awal untuk memperkuat persatuan, memperkokoh kaderisasi, dan menghadirkan organisasi yang lebih aktif, progresif, serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Zikra Al-Farisy.
Masih kata dia, hasil dari Musyawarah Besar IMPS ini diharapkan menjadi tonggak kebangkitan semangat intelektual, kepemudaan, dan pengabdian sosial mahasiswa-pelajar Samadua.
"Dengan kepemimpinan baru, seluruh elemen organisasi diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan kebersamaan demi mewujudkan IMPS sebagai wadah pengembangan karakter, kapasitas, dan kepemimpinan generasi muda yang progresif serta berdampak bagi masyarakat Samadua," tutupnya.[*/Red]


